Ngerinya Neraka, Inilah Gambaran dan Tingkatannya
Jum'at, 09 Januari 2026 - 17:25 WIB
Sebagaimana surga memiliki nama dan tingkatan, neraka juga demikian. Ada 8 tingkatan neraka beserta penduduknya di masing-masing tingkat. Foto ilustrasi/ist
Mengenal gambaran neraka dan tingkatannya ini adalah peringatan untuk kita mengambil pelajaran. Seperti apa sebenarnya kengerian neraka tersebut?
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin diceritakan tentang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang bertanya kepada Jibril: "Siapakah penduduk masing-masing pintu (neraka) itu?"
Jibril pun menjawab: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai matinya belum sempat bertaubat."
Mendengar itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam jatuh pingsan sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi di pangkuan Jibril sehingga kembali sadar. Ketika sadar, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkata: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk neraka?" Jawab Jibril: "Ya, yaitu orang yang memiliki dosa besar dari umatmu."
Kemudian Nabi menangis, Jibril juga ikut menangis. Lalu Rasulullah SAW masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk salat, kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan apabila salat selalu menangis dan memohon kepada Allah Azza wa Jalla.
Baca juga: Kisah-kisah Isra Mikraj (4): Rasulullah SAW Diperlihatkan Surga dan Neraka serta Para Penghuninya
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin diceritakan tentang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang bertanya kepada Jibril: "Siapakah penduduk masing-masing pintu (neraka) itu?"
Jibril pun menjawab: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai matinya belum sempat bertaubat."
Mendengar itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam jatuh pingsan sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi di pangkuan Jibril sehingga kembali sadar. Ketika sadar, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkata: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk neraka?" Jawab Jibril: "Ya, yaitu orang yang memiliki dosa besar dari umatmu."
Kemudian Nabi menangis, Jibril juga ikut menangis. Lalu Rasulullah SAW masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk salat, kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan apabila salat selalu menangis dan memohon kepada Allah Azza wa Jalla.
Gambaran dan Tingkatan Neraka
Sebagaimana surga memiliki nama dan tingkatan, neraka juga demikian. Berikut tingkatan neraka yang diceritakan dalam Al-Qur'an .1. Neraka Al-Hawiyah
Al-Hawiyah adalah neraka dengan api yang sangat panas. Diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari-harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Al-Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur'an terdapat pada surah Al-Qori'ah ayat 8-11.Baca juga: Kisah-kisah Isra Mikraj (4): Rasulullah SAW Diperlihatkan Surga dan Neraka serta Para Penghuninya
2. Neraka Jahim
Neraka Jahim adalah tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan Allah, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa paling besar bagi Allah, karena syirik berarti menyekutukan Allah atau menganggap ada makhluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat Allah. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain Allah. Dalam Al-Qur'an terdapat pada Surah As-Syu'araa, ayat 91 dan Surah As-Saffat.3. Neraka Saqar
Ini adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah Allah dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Muddatsir ayat 26-27, 42.Lihat Juga :