Kedudukan dan Kisah Bangsa Iran dalam Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Selasa, 20 Januari 2026 - 16:47 WIB
Rasulullah SAW lalu meletakkan tangannya di atas tubuh Salman Al-Farisi seraya bersabda: “Seandainya keimanan itu ada pada bintang Tsurayaa, pastilah akan dicapai oleh beberapa orang atau seseorang di kalangan mereka”.
Ibnu Katsir melanjutkan: “Dalam hadis ini terdapat bukti yang menunjukkan bahwa surat ini adalah Madaniyyah, dan juga menunjukkan keumuman pengutusan Muhammad SAW sebagai Nabi kepada seluruh umat manusia.
Hal itu disebabkan karena beliau menafsirkan firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka” dengan Persia.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengirimkan surat ke Persia, Romawi, dan umat-umat lainnya. Beliau menyeru kepada mereka untuk menempuh jalan Allah ta’ala serta mengikuti apa yang dibawanya.
Oleh karena itu Mujaahid dan yang lainnya berkata mengenai firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka”; ia berkata: “Mereka adalah orang-orang ‘Ajam (non-Arab) dan semua orang yang membenarkan Nabi SAW dari kalangan selain ‘Arab”.
Selanjutnya, dalam Surat Muhammad ayat 38 Allah ta’ala berfirman:
“Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini” [ QS Muhammad : 38].
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata ketika turun ayat ini para sahabat bertanya : “Siapakah mereka wahai Rasulullah?”.
Beliau bersabda – yang waktu itu Salman ada di sisi beliau - : ‘Mereka adalah bangsa Persia, orang ini (yaitu Salman) dan kaumnya” [Diriwayatkan oleh Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykiilil-Aatsaar no. 2135; sanadnya hasan].
Ibnu Katsir melanjutkan: “Dalam hadis ini terdapat bukti yang menunjukkan bahwa surat ini adalah Madaniyyah, dan juga menunjukkan keumuman pengutusan Muhammad SAW sebagai Nabi kepada seluruh umat manusia.
Hal itu disebabkan karena beliau menafsirkan firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka” dengan Persia.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengirimkan surat ke Persia, Romawi, dan umat-umat lainnya. Beliau menyeru kepada mereka untuk menempuh jalan Allah ta’ala serta mengikuti apa yang dibawanya.
Oleh karena itu Mujaahid dan yang lainnya berkata mengenai firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka”; ia berkata: “Mereka adalah orang-orang ‘Ajam (non-Arab) dan semua orang yang membenarkan Nabi SAW dari kalangan selain ‘Arab”.
Selanjutnya, dalam Surat Muhammad ayat 38 Allah ta’ala berfirman:
وَإِن تَتَوَلّوْاْ يَسْتَبْدِلْ قَوْماً غَيْرَكُمْ ثُمّ لاَ يَكُونُوَاْ أَمْثَالَكُم
“Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini” [ QS Muhammad : 38].
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata ketika turun ayat ini para sahabat bertanya : “Siapakah mereka wahai Rasulullah?”.
Beliau bersabda – yang waktu itu Salman ada di sisi beliau - : ‘Mereka adalah bangsa Persia, orang ini (yaitu Salman) dan kaumnya” [Diriwayatkan oleh Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykiilil-Aatsaar no. 2135; sanadnya hasan].
Lihat Juga :