Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban? Apa Hukumnya?
Senin, 26 Januari 2026 - 16:38 WIB
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ, وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
Artinya: "Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadan, dan saya tidak pernah mengetahui beliau lebih banyak berpuasa daripada di bulan Syaban." (HR Bukhari no 1969 dan Muslim no 1156)
Namun bila puasa ini jatuh pada hari Jumat, banyak kalangan yang menganggap jika puasa Nisfu Syaban yang tidak memiliki anjran dari Rasulullah sebaiknya jangan dilakukan berdasarkan pada riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :
لَا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، إِلَّا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ
"Jangan sekali-kali salah seorang kalian berpuasa pada hari Jumat, kecuali jika berpuasa juga sehari sebelum atau setelahnya." (HR Bukhari no 1985 dan Muslim no 1144)
Sehingga pada malam Nisfu Sya'ban, umat Islam lebih dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat malam dan doa, karena malam tersebut memiliki keutamaan tersendiri.
Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT melihat kepada hamba-hamba-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan" (HR. Ibnu Majah, hadits no. 1390).
Itulah sekilas informasi untuk menjawab pertanyaan berapa hari puasa Nisfu Syaban. Semoga informasi ini dapat membuat setiap Muslim mendapat pemahaman terkait apa saja hal yang sunnah dan yang bid'ah. Wallahu A'lam
Baca juga: Inilah Bacaan Selawat yang Dibaca di Malam Nisfu Syaban
(wid)
Lihat Juga :