3 Bacaan Zikir di Malam Nisfu Syaban, Jangan Lupa Amalkan!
Senin, 02 Februari 2026 - 17:45 WIB
Selain membaca Surat yasin dan doa Nisfu Syaban, dianjurkan pula memperbanyak sejumlah zikir di malam Nisfu Syaban, salah satunya zikir istighfar. Foto ilustrasi/ist
Selain membaca Surat yasin dan doa Nisfu Syaban, dianjurkan pula memperbanyak sejumlah zikir di malam Nisfu Syaban . Apa saja bacaan zikirnya? Simak ulasannya:
Dikutip dari buku 'Keagungan Rajab & Syaban' berikut zikir-zikir yang biasa diamalkan di Malam Nisfu Syaban . Bacaan zikir tersebut yakni:
Astaghfiru llâhal 'adhzim
Artinya: Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung.
Baca juga: Malam Ini Nisfu Syaban, Begini Tata Cara Ibadah dan Amalannya
Atau bisa juga dengan lafaz Sayyidul Istighfar:
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.
Artinya, "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau".
Dikutip dari buku 'Keagungan Rajab & Syaban' berikut zikir-zikir yang biasa diamalkan di Malam Nisfu Syaban . Bacaan zikir tersebut yakni:
1. Istighfar
Lafal istighfar yang diucapkan untuk memohon ampunan pada malam nisfu Syaban boleh dengan lafaz yang diketahui dan dihafal. Ini bacaan istighfar yang mudah dan umum.أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfiru llâhal 'adhzim
Artinya: Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung.
Baca juga: Malam Ini Nisfu Syaban, Begini Tata Cara Ibadah dan Amalannya
Atau bisa juga dengan lafaz Sayyidul Istighfar:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكُ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكِ َعَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاَغْفِر لِيْ فَإِنهَّ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.
Artinya, "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau".
2. Selawat kepada Nabi
Tak hanya istighfar, selawat juga dianjurkan untuk dilanggengkan pada malam nisfu Syaban. Bisa dengan bacaan selawat yang mudah berikut:اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ
Lihat Juga :