40 Amalan saat Umrah Ramadan yang Penting Diketahui Kaum Muslim
Jum'at, 27 Februari 2026 - 14:36 WIB
LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIK, LABBAIK LAA SYARIKA LAKA LABBAIK, INNAL HAMDA WAN NI’MATA, LAKA WAL MULK, LAA SYARIKA LAK.” (HR. Bukhari, no. 1549 dan Muslim, no. 1184) Talbiyah adalah sunnah dalam ihram sebagaimana pendpaat dalam madzhab Syafiiyah, Hambali, dan dipilih oleh Ibnu Baz dan Ibnu ‘Utsaimin.
Dari Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar, dari ayahnya (Ibnu ‘Umar), ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertalbiyah: LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIK, LABBAIK LAA SYARIKA LAKA LABBAIK, INNAL HAMDA WAN NI’MATA, LAKA WAL MULK, LAA SYARIKA LAK.
Beliau tidak menambah lebih dari kalimat tersebut. Sesungguhnya ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat di Dzulhulaifah dua rakaat. Ketika beliau telah menaiki unta, beliau menghadap Masjid Dzulhulaifah, beliau bertalbiyah dengan kalimat tersebut.” (HR. Bukhari, no. 5915 dan Muslim, no. 1184)
26. Perbanyak baca Al-Qur’an
27. Jaga salat tahajud di tanah suci
28. Rutinkan Salat Witir
29. Jaga Salat Dhuha
30. Bersabar ketika tinggal di Madinah
31. Pada hari Jumat, jangan lupa membaca surah Al-Kahfi
32. Manfaatkan doa di hari Jumat
33. Ziarah kubur, misal ke kuburan Baqi’
34. Bersedekah air
Dari Sa’id bahwasanya Sa’ad mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bertanya, “Sedekah apa yang paling engkau sukai.” Jawab beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sedekah air.” (HR. Abu Daud, no. 1679 dan An-Nasai, no. 3694; 3695; Ibnu Majah, no. 3684. Hadits ini tidak bersambung, Sa’id bin Al-Musayyib tidak bercumpa dengan Sa’ad bin ‘Ubadah.
Hadis ini punya syawahid atau penguat tetapi dhaif. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani berpendapat bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain sebagaimana disebutkan dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 962).
35. Bersabar, jangan sampai berdebat kusir, dan melakukan maksiat
36. Ingat, siapkan oleh-oleh para orang-orang terdekat
37. Jangan lupa doakan saudara saat berada di tanah suci
38. Jaga keistiqamah bakda umrah hingga akhir hayat
39. Bertekad untuk berhaji bagi yang belum berhaji
40. Berharap kepada Allah agar bisa kembali ke tanah suci lagi.
Demikianlah amalan-amalan yang bisa dilakukan saat kita melaksanakan safar umrah di tanah suci.
Baca juga: Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan : Fase Ampunan dan Perbanyak Amalan Terbaik
Dari Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar, dari ayahnya (Ibnu ‘Umar), ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertalbiyah: LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIK, LABBAIK LAA SYARIKA LAKA LABBAIK, INNAL HAMDA WAN NI’MATA, LAKA WAL MULK, LAA SYARIKA LAK.
Beliau tidak menambah lebih dari kalimat tersebut. Sesungguhnya ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat di Dzulhulaifah dua rakaat. Ketika beliau telah menaiki unta, beliau menghadap Masjid Dzulhulaifah, beliau bertalbiyah dengan kalimat tersebut.” (HR. Bukhari, no. 5915 dan Muslim, no. 1184)
26. Perbanyak baca Al-Qur’an
27. Jaga salat tahajud di tanah suci
28. Rutinkan Salat Witir
29. Jaga Salat Dhuha
30. Bersabar ketika tinggal di Madinah
31. Pada hari Jumat, jangan lupa membaca surah Al-Kahfi
32. Manfaatkan doa di hari Jumat
33. Ziarah kubur, misal ke kuburan Baqi’
34. Bersedekah air
Dari Sa’id bahwasanya Sa’ad mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bertanya, “Sedekah apa yang paling engkau sukai.” Jawab beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sedekah air.” (HR. Abu Daud, no. 1679 dan An-Nasai, no. 3694; 3695; Ibnu Majah, no. 3684. Hadits ini tidak bersambung, Sa’id bin Al-Musayyib tidak bercumpa dengan Sa’ad bin ‘Ubadah.
Hadis ini punya syawahid atau penguat tetapi dhaif. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani berpendapat bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain sebagaimana disebutkan dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 962).
35. Bersabar, jangan sampai berdebat kusir, dan melakukan maksiat
36. Ingat, siapkan oleh-oleh para orang-orang terdekat
37. Jangan lupa doakan saudara saat berada di tanah suci
38. Jaga keistiqamah bakda umrah hingga akhir hayat
39. Bertekad untuk berhaji bagi yang belum berhaji
40. Berharap kepada Allah agar bisa kembali ke tanah suci lagi.
Demikianlah amalan-amalan yang bisa dilakukan saat kita melaksanakan safar umrah di tanah suci.
Baca juga: Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan : Fase Ampunan dan Perbanyak Amalan Terbaik
(wid)
Lihat Juga :