Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB
Menampilkan Sisi Humanis Seorang Kiai

Keunikan lain dari sosok Gus Zain adalah keterbukaannya dalam membagikan kehidupan sehari-hari kepada publik.Pria yang memiliki hobi kuliner ini kerap mengunggah berbagai aktivitas sederhana, mulai dari menikmati makanan khas daerah, perjalanan dakwah, aktivitas di bandara, hingga keseharian bersama para santri.

Konten-konten tersebut berhasil memperlihatkan sisi humanis seorang kiai yang selama ini jarang terlihat di ruang publik.Banyak pengikutnya mengaku merasa lebih dekat dengan sosok ulama karena dapat melihat kehidupan nyata yang dijalani sehari-hari. Jarak antara kiai dan masyarakat pun terasa semakin dekat.

“Anak muda saat ini tidak hanya membutuhkan ceramah, tetapi juga figur yang bisa menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Gus Zain.

Produktif Menulis dan Menjaga Tradisi Salaf

Di balik aktivitas digitalnya yang padat, Gus Zain tetap dikenal sebagai sosok yang produktif dalam bidang keilmuan Islam. Sebagai penerus pesantren yang telah berusia lebih dari satu abad, ia terus berupaya menjaga eksistensi pendidikan salaf agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Salah satu karya yang paling dikenal adalah Al-Muroqi, sebuah metode sistematis yang dirancang untuk membantu santri lebih cepat membaca dan memahami kitab kuning. Karya tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan pesantren dan memperoleh rekomendasi dari sejumlah ulama nasional, termasuk Ustadz Abdul Somad.

Selain Al-Muroqi, Gus Zain juga menulis sejumlah kitab lain seperti Al-Qaulul Gholi, Al-Walid, Al-Mazar, dan Tholabul Aun yang semakin memperkuat kontribusinya dalam dunia pendidikan Islam.Melalui kiprah di pesantren, media sosial, dan dunia literasi Islam, Gus Zainul Arifin menunjukkan bahwa tradisi dan modernitas bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Sosoknya menjadi gambaran ulama Nusantara masa kini yang mampu menjaga warisan salaf sekaligus menghadirkan dakwah yang relevan, inklusif, dan dekat dengan generasi muda.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!