Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:20 WIB
Salah satu tradisi di Indonesia pada Hari Asyura (10 Muharram) disebut juga Lebaran Anak Yatim adalah menyantuni anak yatim dan mengusap kepalanya, serta doa-doa untuk memuliakan mereka. Foto ilustrasi/ist
Salah satu tradisi di Indonesia pada Hari 'Asyura (10 Muharram) adalah menyantuni anak yatim dan mengusap kepalanya, serta doa-doa untuk memuliakan mereka. Sehingga hari 'Asyura dikenal dengan istilah Hari Raya atau Lebaran Anak Yatim .
Adapun amalan mengusap anak Yatim pada Hari Asyura ini berlandaskan:
"Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim dengan tangannya pada hari 'Asyura , maka Allah akan mengangkat derajatnya dengan setiap rambut yang diusap. (Riwayat Al-Samarqandi).
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sultan Fatah Semarang Ustaz Saeful Huda mengatakan, meski hadis di atas menurut ulama sangat lemah. Namun, secara hakikat, menyantuni dan mengusap kepala anak Yatim adalah amalan mulia yang dianjurkan dan mampu menjadikan hati lembut.
Baca juga: Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Dalam sebuah hadis Nabi disebutkan:
"Sesungguhnya seorang lelaki mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kerasnya hatinya, Nabi bersabda: 'Berilah makanan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim " (HR. Ahmad No. 9018)
Adapun amalan mengusap anak Yatim pada Hari Asyura ini berlandaskan:
وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً،[أبو الليث السمرقندي، تنبيه الغافلين بأحاديث سيد الأنبياء والمرسلين للسمرقندي، صفحة
"Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim dengan tangannya pada hari 'Asyura , maka Allah akan mengangkat derajatnya dengan setiap rambut yang diusap. (Riwayat Al-Samarqandi).
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sultan Fatah Semarang Ustaz Saeful Huda mengatakan, meski hadis di atas menurut ulama sangat lemah. Namun, secara hakikat, menyantuni dan mengusap kepala anak Yatim adalah amalan mulia yang dianjurkan dan mampu menjadikan hati lembut.
Baca juga: Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Dalam sebuah hadis Nabi disebutkan:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَجُلًا شَكَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسْوَةَ قَلْبِهِ، فَقَالَ: " امْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ، وَأَطْعِمِ الْمِسْكِينَ "
[أحمد بن حنبل ,مسند أحمد ط الرسالة ,14/558]
[أحمد بن حنبل ,مسند أحمد ط الرسالة ,14/558]
"Sesungguhnya seorang lelaki mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kerasnya hatinya, Nabi bersabda: 'Berilah makanan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim " (HR. Ahmad No. 9018)
Lihat Juga :