Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Senin, 29 Juni 2026 - 15:10 WIB
Fattaqul laaha mastat'tum wasma'uu wa atii'uu waanfiquu khairal li anfusikum; wa many-yuuqa shuha nafsihii fa-ulaaa'ika humul muflihuun
"Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barang-siapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS At-Taghabun: 16).
Allah juga berfirman:
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS Al-Baqarah: 286).
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila aku memerintahkan kalian melakukan sesuatu, maka laksanakanlah sesuai kemampuan kalian." (HR Bukhari dan Muslim).
Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa kewajiban syariat berlaku sesuai kemampuan seseorang.
Allah SWT berfirman:
"Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka salatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka ingatlah Allah (salatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui." (QS Al-Baqarah: 239).
"Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barang-siapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS At-Taghabun: 16).
Allah juga berfirman:
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS Al-Baqarah: 286).
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila aku memerintahkan kalian melakukan sesuatu, maka laksanakanlah sesuai kemampuan kalian." (HR Bukhari dan Muslim).
Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa kewajiban syariat berlaku sesuai kemampuan seseorang.
2. Dalam Kondisi Bahaya atau Sangat Genting
Kondisi kedua adalah ketika seseorang berada dalam situasi yang mengancam keselamatannya, seperti melarikan diri dari musuh, binatang buas, kebakaran, banjir, atau bahaya lain yang mengharuskannya terus bergerak.Allah SWT berfirman:
"Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka salatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka ingatlah Allah (salatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui." (QS Al-Baqarah: 239).
Lihat Juga :