Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Selasa, 07 Juli 2026 - 18:31 WIB
Menutupi aib orang lain memiliki keutamaan, bahkan Allah SWT berjanji akan menutupi aib hamba-Nya, jika ia juga berusaha untuk menutupi aib orang lain. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam, menutupi aib orang lain memiliki keutamaan . Bahkan, Allah berjanji akan menutupi aib hamba-Nya, jika ia juga berusaha untuk menutupi aib orang lain. Tak hanya aib orang lain, bahkan aib sendiri saja tak sepantasnya untuk diumbar , karena Allah yang Maha Pengampun sejatinya telah menutupi aib hamba-Nya. Hanya saja terkadang manusia menjadi lalai.
Sebuah hadis meriwayatkan dari Salim bin Abdullah, dia berkata, Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu’ anhu bercerita bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap umatku akan mendapat ampunan , kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, ‘Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.’ Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Betapa baiknya Allah pada hamba-Nya, bahkan hanya Dia lah yang berhak untuk menutup dan membuka aib kita. Namun, Allah memilih untuk menutup aib hamba-hamba-Nya, sampai manusia sendiri yang akhirnya lalai dan membukanya.
Baca juga: Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa Allah akan memberikan keutamaan bagi hambaNya dalam perkara menutupi aib orang lain ini, di antaranya:
Hal ini dijelaskan dalam hadis Rasululullah, beliau bersabda:
“Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)
Sebuah hadis meriwayatkan dari Salim bin Abdullah, dia berkata, Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu’ anhu bercerita bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap umatku akan mendapat ampunan , kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, ‘Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.’ Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Betapa baiknya Allah pada hamba-Nya, bahkan hanya Dia lah yang berhak untuk menutup dan membuka aib kita. Namun, Allah memilih untuk menutup aib hamba-hamba-Nya, sampai manusia sendiri yang akhirnya lalai dan membukanya.
Baca juga: Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa Allah akan memberikan keutamaan bagi hambaNya dalam perkara menutupi aib orang lain ini, di antaranya:
1. Allah akan menutupi aibnya di akhirat
Keutamaan yang pertama apabila sesorang menutupi aib orang lain adalah, Allah akan menutupi aib orang tersebut di akhirat nanti.Hal ini dijelaskan dalam hadis Rasululullah, beliau bersabda:
“Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)
2. Allah akan tutup aibnya di dunia
Selanjutnya adalah bahwa Allah akan menutupi aib dia di dunia selagi orang tersebut berusaha untuk menutupi aib orang lain. Rasulullah bersabda,Lihat Juga :