Inilah Rambu-rambu Berdandan bagi Muslimah

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 18:03 WIB
c. Bila memendekkan rambut karena ingin ikut model wanita kafir (non-muslim) dan wanita fasik atau karena ingin ikut model rambut laki-kaki, seperti itu diharamkan karena kita dilarang untuk tasyabbuh (menyerupai) orang kafir secara umum, begitu pula wanita dilarang menyerupai laki-laki dalam berpenampilan.

d. Adapun jika memendekkan rambut hanya untuk berpenampilan cantik, baiknya tidak sampai memendekkan rambut karena rambut panjang itu lebih baik bagi wanita.

e. Perempuan muslimah dilarang untuk mengumpulkan rambut di atas kepalanya. Inilah yang dimaksud dengan hadis wanita yang diancam tidak akan mencium bau surga “ru-usuhunna ka-asnimatil bukhti al-maa’ilah” (kepala mereka seperti punuk unta).

f. Perempuan muslimah dilarang menyambung rambut karena dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya.Beliau bersabda,

"Bani Israil hancur ketika kaum wanita memakai ini (sambungan rambut/cemara)". (HR Bukhari dan Muslim)

(Baca juga : Jejak Pemecatan Karyawan, Inilah 7 PHK Terbesar Perusahaan Dunia )

g. Dilarang bagi perempuan mencabut atau menghilangkan alis dan bulu mata, sebagian atau seluruhnya, baik memendekkan atau mencukurnya, baik menggunakan bahan tertentu untuk menghilangkan seluruhnya atau sebagiannya.

Perbuatan semacam ini disebut “an-namsh”. Di mana disebutkan dalam hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang mencukur atau mencukur sendiri alisnya. Perbuatan ini termasuk dalam dosa besar. Seorang perempuan pun tidak boleh menaati suaminya jika diperintah mencukur alisnya.

3. Perempuan diharamkan melakukan taflif (merenggangkan gigi) dengan tujuan untuk mempercantik diri.

"Rasulullah Shallallalahu alaihi wa sallam melaknat perempuan yang mereganggangkan gigi untuk mempercantik diri karena telah mengubah kodrat ciptaan Allah Ta'ala." (HR Bukhari)

4. Dilarang bagi perempuan menato dirinya karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menato dengan ditato orang lain atau menato dirinya sendiri.

(Baca juga : Marak Isu Klaim Pasien COVID-19, Gus Jazil Minta Investigasi RS Nakal )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!