Sejarah Perjalanan Ilmu Hadis (Bagian 2)

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 17:09 WIB
2. Banyak dikarang kitab-kitab tentang rawi hadis atau yang sering disebut dengan ilmu ar-Rijal, di antaranya:

- Kitab at-Tarikh al-Kabir, at-Tarikh al-Ausath, at-Tarikh as-Shaghir, kitab ad-Dhuafa' karya Imam Bukhari

- Kitab Tarikh Yahya bin Ma’in

- Kitab at-Thabaqat al-Kubra karya Muhammad bin Saad

- Kitab ad-Dhuafa' karya Imam an-Nasa'i

- Kitab al-Jarh wa at-Ta’dil karya Imam Ibn Abi Hatim (wafat 327 H)

- Kitab as-Tsiqat karya Ibnu Hibban (wafat 354 H).

3. Banyak dikarang kitab hadits yang berhubungan dengan satu tema saja.

Misalnya kitab hadis yang hanya mengumpulkan hadis-hadis shahih, seperti kitab Shahih Bukhari dan Muslim. Ada juga kitab yang hanya mengumpulkan hadits-hadits mursal, seperti kitab Al-Marasil karya Imam Abu Daud (wafat 275 H). Ada yang hanya mengumpulkan hadits-hadits nasikh mansukh, seperti Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh karya Imam Ahmad bin Hanbal, an-Nasikh wa al-Mansukh karya Imam Abu Daud.

Sebagian ulama ada yang menulis kitab hadis yang berkaitan tentang hadis-hadis yang sepertinya bertentangan dalam pemahaman antara satu dengan yang lainnya, atau lebih terkenal dengan Mukhtalaf al-Hadits dan Musykil al-Hadits. Sebagaimana kitab Ikhtilaf al-Hadits karya Imam as-Syafi'i (wafat 204 H), Kitab Ta’wil Mukhtalaf al-Hadits karya Ibnu Quthaibah ad-Dinawari (wafat 276 H) dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!