Semua Hartanya Diinfaqkan, Abu Bakar Menuai Pujian dari Allah Ta'ala

Rabu, 04 November 2020 - 21:35 WIB
اِلَّا ابۡتِغَآءَ وَجۡهِ رَبِّهِ الۡاَعۡلٰى‌ۚ

وَلَسَوۡفَ يَرۡضٰى

"Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu. (Yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya. Padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya. Tetapi semata-mata karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kesenangan (yang sempurna)." (QS. Al-Lail Ayat 17-21)

Kalangan ulama tafsir menyebutkan bahwa ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar sehingga sebagian dari mereka ada yang meriwayatkannya sebagai suatu kesepakatan di kalangan ulama tafsir. (Baca Juga: Pesan Nabi, Teladanilah Dua Orang Ini Sepeninggalku )

Untuk diketahui, Abu Bakar adalah bangsawan di kalangan Quraisy dan saudagar kaya sejak sebelum masuk Islam. Perniagaannya melampaui negeri-negeri jiran. Maka tak heran ketika memeluk Islam beliau menjadi salah satu penopang dakwah dan jihad dengan kelebihan harta yang dimilikinya.

Sebagaimana dialami oleh para pemeluk Islam pada masa awal, beliau juga mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh penduduk Makkah. Namun, penyiksaan terparah dialami oleh mereka yang berasal dari golongan budak.

Abu Bakar dengan pengorbanan harta membebaskan para budak tersebut dengan membelinya dari tuannya kemudian memberinya kemerdekaan. Diriwayatkan bahwa Abu Bakar As-Siddiq memiliki 9 toko yang semuanya habis dibuat untuk kepntingan Islam.

Beberapa budak yang dibebaskan Abu Bakar antara lain Bilal bin Rabbah, Abu Fakih, Ammar, Abu Fuhaira, Lubainah, An Nahdiah, Ummu Ubays, Zinnira radhiyallahu 'anhum. Demikian keutamaan Sayyidina-Abu Bakar , semoga kita bisa mengambil hikmah dan iktibar dari kisah beliau.(Baca Juga: Karomah Abu Bakar Shiddiq yang Tidak Diketahui Banyak Orang )



Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!