Pengakuan Ali Bin Abi Thalib Ketika Nabi Muhammad Ajak Bani Muthalib Masuk Islam

Selasa, 10 November 2020 - 13:08 WIB
"Hai Bani Abdul Mutthalib. Demi Allah, aku tidak pernah mengetahui ada seorang pemuda dari kalangan orang Arab, yang datang kepada kaumnya membawa sesuatu yang lebih mulia daripada yang kubawa kepada kalian. Untuk kalian aku membawa kebajikan dunia dan akhirat. Allah memerintahkan aku supaya mengajak kalian ke arah itu. Sekarang, siapakah di antara kalian yang mau membantuku dalam persoalan itu dan bersedia menjadi saudaraku, penerima wasiatku dan khalifahku?"

Ali bercerita pada saat itu semua yang hadir bungkam. "Hanya aku sendiri yang menjawab: Aku !"

Waktu itu Ali orang yang hadir paling muda usianya dan masih hijau. "Ya, Rasul Allah, akulah yang menjadi pembantumu!" ujar Ali mengulang. (Baca juga: Konflik Khilafah: Kisah Suram Putra Ketiga Ali bin Abi Thalib )

Rasulullah mengulangi ucapannya dan ALi pun mengulangi kembali pernyataannya. Rasulullah kemudian memegang tengkuk ALi, seraya berseru kepada semua yang hadir: "Inilah saudaraku, penerima wasiatku dan khalifahku atas kalian!"

Semua yang hadir berdiri sambil tertawa terbahak-bahak. Mereka berkata hampir serentak kepada Abu Thalib: "Hai Abu Thalib! Dia (yakni Muhammad) menyuruhmu supaya taat kepada anakmu!"

Menurut Al Hamid Al Husaini dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Imam Ali bin Abi Thalib RA" hadis yang senada dengan apa yang dikemukakan Abdullah bin Abbas, juga diriwayatkan oleh Abu Ja'far At Thabary dalam bukunya "At Tarikh".(Baca juga: 5 Karomah Sayyidina Ali bin Abi Thalib )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!