Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun
Minggu, 22 November 2020 - 18:09 WIB
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) itu benar-benar golongan kecil (lagi hina)". [QS. Asyura 54]
"Sesungguhnya Bani Israil yang lari bersama Musa hanyalah golongan manusia yang hina lagi kecil jumlahnya. Dan sesungguhnya mereka telah memenuhi hati kita dengan kemurkaan, lantaran mereka menyelisihi keyakinan kita, dan pergi tanpa seizin kami. Dan sesungguhnya kami adalah golongan yang terjaga dan siap menghadapi mereka."
Tetapi faktanya, ternyata tidak demikian. Tak dinyana, perindu dan pendukung Musa sangat membludak di luar dugaan pihak penguasa.
Pahit melihat kenyaatan yang ada, mereka geram. Namun, ternyata itu bukan akhir dari episode panjang, melainkan barulah episode sejarah yang baru akan dimulai.
Akhirnya, kecaman, tudingan, fitnahan, kemarahan, pun mulai diarahkan, bukan saja pada sosok Nabi Musa semata yang dianggap seorang mantan kriminal yang membawa segudang permasalahan dan pemicu kegaduhan, tetapi juga pada para pendukungnya.
Begitulah Al-Qur'an bertutur tentang sejarah, bukan semata cerita masa lalu. Bahkan sejarah masa lalu bisa saja berulang di masa sekarang. Semoga Kisah Nabi Musa dan Fir'aun ini menjadi hikmah dan iktibar bagi kita. Aamiin.
(Baca Juga: Penyebab Mulut Fir'aun Menganga Ketika Mati )
Ustaz Miftah El-Banjary
Wallahu A'lam
"Sesungguhnya Bani Israil yang lari bersama Musa hanyalah golongan manusia yang hina lagi kecil jumlahnya. Dan sesungguhnya mereka telah memenuhi hati kita dengan kemurkaan, lantaran mereka menyelisihi keyakinan kita, dan pergi tanpa seizin kami. Dan sesungguhnya kami adalah golongan yang terjaga dan siap menghadapi mereka."
Tetapi faktanya, ternyata tidak demikian. Tak dinyana, perindu dan pendukung Musa sangat membludak di luar dugaan pihak penguasa.
Pahit melihat kenyaatan yang ada, mereka geram. Namun, ternyata itu bukan akhir dari episode panjang, melainkan barulah episode sejarah yang baru akan dimulai.
Akhirnya, kecaman, tudingan, fitnahan, kemarahan, pun mulai diarahkan, bukan saja pada sosok Nabi Musa semata yang dianggap seorang mantan kriminal yang membawa segudang permasalahan dan pemicu kegaduhan, tetapi juga pada para pendukungnya.
Begitulah Al-Qur'an bertutur tentang sejarah, bukan semata cerita masa lalu. Bahkan sejarah masa lalu bisa saja berulang di masa sekarang. Semoga Kisah Nabi Musa dan Fir'aun ini menjadi hikmah dan iktibar bagi kita. Aamiin.
(Baca Juga: Penyebab Mulut Fir'aun Menganga Ketika Mati )
Ustaz Miftah El-Banjary
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :