Ada Keutamaan Bila Menutupi Aib Orang Lain
Kamis, 03 Desember 2020 - 06:37 WIB
Keutamaan yang pertama apabila sesorang menutupi aib orang lain adalah, Allah akan menutupi aib orang tersebut di akhirat nanti. Hal ini dijelaskan dalam hadist Rasululullah, beliau bersabda:
“Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)
2. Allah akan tutup aibnya di dunia
Selanjutnya adalah bahwa Allah akan menutupi aib dia di dunia selagi orang tersebut berusaha untuk menutupi aib orang lain. Rasulullah bersabda,
“Barang Siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aib orang tersebut di dunia dan akhirat.” (HR. Ibnu Majah).
(Baca juga : Terungkap, Penyebab Valentino Rossi Terpuruk di MotoGP 2020 )
3. Seperti menghidupkan bayi
Selain itu, saat seseorang berusaha untuk menutupi aib orang lain maka dalam sebuah hadis dikatakan bahwa ia seperti menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup.
"Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup." (HR Abu Daud).
Lebih daripada ketiga hal tersebut, menutup aib orang lain akan mengantarkan kita masuk ke dalam surganya Allah. Sebagaimana Ath-Thabrani meriwayatkan dalam al-Ausath dan ash-Shaghir dengan sanadnya dari Abu Sa'id al-Khudri RA ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang Muslim melihat aurat (cacat) saudaranya lalu menutupinya kecuali pasti akan masuk surga."
(Baca juga : Relief Bandara Kemayoran, Komitmen PPK Kemayoran Rawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia )
Setelah mengetahui keutamaan di atas, hendaknya saat kita menemukan aib atau kesalahan seseorang hendaknya kita wajib untuk menutupinya. Hal ini tentu akan mendatangkan kasih saying Allah dan mempererat hubungan persaudaraan.
Wallahu A'lam
“Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)
2. Allah akan tutup aibnya di dunia
Selanjutnya adalah bahwa Allah akan menutupi aib dia di dunia selagi orang tersebut berusaha untuk menutupi aib orang lain. Rasulullah bersabda,
“Barang Siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aib orang tersebut di dunia dan akhirat.” (HR. Ibnu Majah).
(Baca juga : Terungkap, Penyebab Valentino Rossi Terpuruk di MotoGP 2020 )
3. Seperti menghidupkan bayi
Selain itu, saat seseorang berusaha untuk menutupi aib orang lain maka dalam sebuah hadis dikatakan bahwa ia seperti menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup.
"Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup." (HR Abu Daud).
Lebih daripada ketiga hal tersebut, menutup aib orang lain akan mengantarkan kita masuk ke dalam surganya Allah. Sebagaimana Ath-Thabrani meriwayatkan dalam al-Ausath dan ash-Shaghir dengan sanadnya dari Abu Sa'id al-Khudri RA ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang Muslim melihat aurat (cacat) saudaranya lalu menutupinya kecuali pasti akan masuk surga."
(Baca juga : Relief Bandara Kemayoran, Komitmen PPK Kemayoran Rawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia )
Setelah mengetahui keutamaan di atas, hendaknya saat kita menemukan aib atau kesalahan seseorang hendaknya kita wajib untuk menutupinya. Hal ini tentu akan mendatangkan kasih saying Allah dan mempererat hubungan persaudaraan.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :