5 Keutamaan Membaca Shalawat di Hari Jumat

Jum'at, 25 Desember 2020 - 14:58 WIB
Orang yang gemar membaca shalawat akan dikenali oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkat shalawat yang dia baca. Foto/SINDOnews
Jumat adalah hari paling istimewa bagi umat Islam dan sering dijuluki Sayyidul Ayyam (penghulu bagi semua hari). Salah satu anjuran bagi umat Islam di hari ini yakni memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Salah satu keutamaan Jumat disebutkan dalam satu hadis Nabi, beliau bersabda: "Pada hari Jumat terdapat 12 jam (siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah Ashar." (HR Abu Dawud)

(Baca Juga: Keutamaan Shalawat Thibbil Qulub, Penyembuh Penyakit dan Rasa Waswas)

Bahkan, para Salafunas sholeh mengungkap hari Jumat memiliki 33 keistimewaan yang berdasarkan hadis-hadis shahih (Kitab Fadhilah sholawat). Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: "Hari yang paling mulia adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat di hari itu, karena shalawat kalian dihaturkan ke pangkuanku."

Dalam riwayat lain disebutkan, "Barangsiapa membaca shalawat kepadaku (Muhammad) sebanyak satu kali, maka Allah akan membalasnya dengan bershalawat (mencurahkan rahmat) kepada orang tersebut sebanyak 10 kali."

Membaca shalawat juga diperintahkan Allah sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا


"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: Ayat 56).

Al-Habib Quraisy Baharun mengatakan dalam satu tausiyahnya, dalam ayat itu Allah Ta'ala memerintah kepada orang-orang beriman untuk membaca shalawat atas Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Bahkan, beberapa ulama mengatakan, membaca shalawat merupakan kewajiban bagi orang beriman paling tidak sekali seumur hidup.

"Membaca shalawat sangat besar manfaatnya karena kita akan mendapat syafa'at atau pertolongan dari Nabi Muhammad kelak di hari kiamat," kata Habib Quraisy.

Dalam Kitab Nawadirul Hikayah karya Syaikh Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyuby disebutkan:

روي عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله غليه وسلم: “من صلى عليّ في يوم الجمغة مائة مرة قضى الله له مائة حاجة, سبعين من حوائج الأخرة وثلاثين من حوائج الدنيا. ويوكل الله بصلاته على ملكا حتى يدخلها على قبري كما تدخل على أحدكم الهداية. ويخبرني بإسمه فأثبته عندي في صحيفة بيضاء وأكفئه بها يوم القيامة.

Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Barang siapa bershalawat kepadaku di hari Jumat 100 kali, maka Allah akan mengabulkan baginya 100 hajat (kebutuhan), yang 70 dari kebutuhan akhirat dan 30 dari kebutuhan-kebutuhan duniawi. Dan Allah membebankan shalawat tersebut kepada malaikat hingga menghaturkannya ke kuburanku, layaknya (cahaya) hidayah yang masuk kepada kamu sekalian, dan Malaikat memberi tahu akan namanya, kemudian aku menetapkannya di sampingku di dalam lembaran yang putih bersih, dan dengan sholawatnya, aku mencukupinya (memberi syafaat) kelak di hari kiamat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!