Orang yang Terakhir Masuk Pintu Surga
Kamis, 31 Desember 2020 - 06:12 WIB
Kemudian Allah berfirman, “Akuilah dosa-dosa dan kekeliruanmu, niscaya aku akan mengampunimu dan memasukkanmu ke dalam surga.”
(Baca juga: Organisasinya Dibubarkan, Ini Sikap FPI Aceh )
Hamba itu berkata lagi, “Demi keagungan-Mu! Saya tak pernah berdosa, dan tidak pernah melakukan kesalahan.”
Allah pun membalas, “HambaKu! Aku punya bukti tentangmu.” Orang itu kemudian menengok ke kanan dan kiri, namun tak melihat siapapun.
Hamba itu berkata, “Ya Allah! Datangkanlah saksi Anda! Allah menyuruh kulit orang tadi berbicara. Hamba tadi mengatakan, “Demi Allah! Sesungguhnya saya punya banyak dosa besar.”
“Aku mengetahui hal tersebut darimu yang mengakuinya, aku pun mengampunimu. Masuklah ke surga!”
Setelah kejadian itu, hamba tersebut akhirnya mengakui dosa-dosanya, lalu dimasukkan ke dalam surga. Kemudian Rasulullah tertawa hingga terlihat gusinya sembari berkata, “Itu kondisi penghuni surga tingkatan terbawah. Bagaimana dengan kondisi penghuni surga tingkatan yang lebih tinggi.”
(Baca juga: Kominfo Berharap RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan Awal 2021 )
Sebagai seorang muslim, kita wajib mengimani hadis ini, sebagai bagian dari konsekuensi syahadat kita yang mengakui Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai utusan Allah. Karena berita yang beliau sampaikan, pasti dari wahyu.
Tetapi, di saat yang sama, kita juga tidak boleh memastikan siapa nama orang yang terakhir masuk surga, dan bagaimana ciri-cirinya. Karena yang semacam ini tidak disebutkan dalam dalil. Sementara kita tidak boleh berbicara yang ghaib tanpa dalil.
Wallahu A'lam
(Baca juga: Organisasinya Dibubarkan, Ini Sikap FPI Aceh )
Hamba itu berkata lagi, “Demi keagungan-Mu! Saya tak pernah berdosa, dan tidak pernah melakukan kesalahan.”
Allah pun membalas, “HambaKu! Aku punya bukti tentangmu.” Orang itu kemudian menengok ke kanan dan kiri, namun tak melihat siapapun.
Hamba itu berkata, “Ya Allah! Datangkanlah saksi Anda! Allah menyuruh kulit orang tadi berbicara. Hamba tadi mengatakan, “Demi Allah! Sesungguhnya saya punya banyak dosa besar.”
“Aku mengetahui hal tersebut darimu yang mengakuinya, aku pun mengampunimu. Masuklah ke surga!”
Setelah kejadian itu, hamba tersebut akhirnya mengakui dosa-dosanya, lalu dimasukkan ke dalam surga. Kemudian Rasulullah tertawa hingga terlihat gusinya sembari berkata, “Itu kondisi penghuni surga tingkatan terbawah. Bagaimana dengan kondisi penghuni surga tingkatan yang lebih tinggi.”
(Baca juga: Kominfo Berharap RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan Awal 2021 )
Sebagai seorang muslim, kita wajib mengimani hadis ini, sebagai bagian dari konsekuensi syahadat kita yang mengakui Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai utusan Allah. Karena berita yang beliau sampaikan, pasti dari wahyu.
Tetapi, di saat yang sama, kita juga tidak boleh memastikan siapa nama orang yang terakhir masuk surga, dan bagaimana ciri-cirinya. Karena yang semacam ini tidak disebutkan dalam dalil. Sementara kita tidak boleh berbicara yang ghaib tanpa dalil.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :