Jagalah 5 Hal Sebelum Datang yang Lima

Selasa, 05 Januari 2021 - 16:43 WIB
(HR Tirmidzi, Hakim, Ahmad dalam Az-Zuhd, Baihaqi dalam Syu'abul Iman, dishahihkan oleh Al Albani; lihat shahih At Targhib wat Tarhib dan Shahih Al Jami' Ash Shaghir)

Dai yang juga pakar sejarah Islam Ustaz Budi Ashari mengatakan, potensi usia muda jelas harus termanfaatkan secara maksimal. Pasti dalam kebaikan dan ketaatan. Kata "mumpung" yang sering membalut usia muda, merupakan penyesatan besar-besaran.

"Mengisi dan memanfaatkan usia muda diungkapkan oleh Nabi dengan "Ightanim". Dari kata ini pula muncul kata ghonimah: harta rampasan perang. Setidaknya agar kita pahami bahwa usia muda adalah harta mahal luar biasa seperti harta rampasan perang yang didapat degan penuh perjuangan," jelasa Ustaz Budi Ashari dalam satu tausiyahnya.

Mengenai usia ini, Rasulullah صلى الله عليه وسلم juga mengingatkan kita dalam sabdanya: "Seorang hamba muslim bila usianya mencapai 40 tahun Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya). Jika usianya mencapai 60 tahun Allah memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepada-Nya. Bila usianya mencapai 70 tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya. Jika usianya mencapai 80 tahun Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya. Dan bila usianya mencapai 90 tahun Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya serta Allah akan mencatatnya sebagai tawanan Allah di bumi." (HR Imam Ahmad)

Demikian pentingnya menghargai nikmat waktu dan usia muda. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang memanfaatkan usia muda dengan amal saleh.

(Baca Juga: Ada Apa dengan Usia 40 Tahun? Ini Penjelasannya)

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!