11 Karakteristik Hamba Allah yang Terbaik Menurut Al-Qur'an
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:01 WIB
3. Semangat salat malam
Kekasih Allah Subhanahu wa ta’ala sangat paham kenapa mereka tidak ingin meninggalkan salat malam. Ada banyak sekali keutamaan shalat malam dalam al-Quran dan hadis shahih.
Allah subhanahu wata’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
“Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (QS. Al-Furqan: 64)
4. Sungguh-sungguh menjauhi azab
Hamba Allah yang terbaik sangat takut jika Allah Ta'ala menimpakan azab kepada mereka. Sehingga mereka sangat sungguh-sungguh dalam menjauhi segala bentuk perbuatan yang menjadi sebab datangnya azab.
Allah Ta'ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا ۖ
5. Semangat berinfak
Ibadurrahman adalah hamba beriman yang bijaksana dalam berinfak. Mereka semangat berinfak, namun tidak berlebihan juga tidak pelit.
Baca juga: Imparsial Minta Pemerintah Kaji Ulang Pelatihan Pemolisian Masyarakat
Allah subhanahu wata’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
“Dan orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” (QS. Al-Furqan: 67)
6.Tidak menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala
Siapa pun yang ingin mendapat kehormatan sebagai hamba Allah Ta’ala yang terbaik, haram bagi dirinya untuk menyekutukan Allah dalam bentuk apa pun.
Allah berfirman,
وَالَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ
“Dan orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sembahan lain.” (QS. Al-Furqan: 68)
7. Tidak menumpahkan darah yang diharamkan Allah
Menumpahkan darah adalah perkara yang besar. Risikonya berat. Mereka yang mendapat keutamaan sebagai ibadurrahman sangat hati-hati dalam persoalan menumpahkan darah yang diharamkan Allah Ta’ala. Darah orang yang diharamkan oleh Allah untuk ditumpahkan, hanya boleh ditumpahkan dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam, seperti hukuman qishash.
Baca juga: Bos OJK Dukung Terciptanya Bank Syariah Berskala Besar
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّ
“Dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar.” (QS. Al-Furqan: 68)
8. Sungguh-sungguh menjauhi zina
Zina merupakan dosa besar. Dapat mengantarkan seseorang pada kekafiran. Karakter hamba Allah yang terbaik adalah menjauhi segala bentuk pintu kekufuran. Termasuk perbuatan zina.
Kekasih Allah Subhanahu wa ta’ala sangat paham kenapa mereka tidak ingin meninggalkan salat malam. Ada banyak sekali keutamaan shalat malam dalam al-Quran dan hadis shahih.
Allah subhanahu wata’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
“Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (QS. Al-Furqan: 64)
4. Sungguh-sungguh menjauhi azab
Hamba Allah yang terbaik sangat takut jika Allah Ta'ala menimpakan azab kepada mereka. Sehingga mereka sangat sungguh-sungguh dalam menjauhi segala bentuk perbuatan yang menjadi sebab datangnya azab.
Allah Ta'ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا ۖ
5. Semangat berinfak
Ibadurrahman adalah hamba beriman yang bijaksana dalam berinfak. Mereka semangat berinfak, namun tidak berlebihan juga tidak pelit.
Baca juga: Imparsial Minta Pemerintah Kaji Ulang Pelatihan Pemolisian Masyarakat
Allah subhanahu wata’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
“Dan orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” (QS. Al-Furqan: 67)
6.Tidak menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala
Siapa pun yang ingin mendapat kehormatan sebagai hamba Allah Ta’ala yang terbaik, haram bagi dirinya untuk menyekutukan Allah dalam bentuk apa pun.
Allah berfirman,
وَالَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ
“Dan orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sembahan lain.” (QS. Al-Furqan: 68)
7. Tidak menumpahkan darah yang diharamkan Allah
Menumpahkan darah adalah perkara yang besar. Risikonya berat. Mereka yang mendapat keutamaan sebagai ibadurrahman sangat hati-hati dalam persoalan menumpahkan darah yang diharamkan Allah Ta’ala. Darah orang yang diharamkan oleh Allah untuk ditumpahkan, hanya boleh ditumpahkan dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam, seperti hukuman qishash.
Baca juga: Bos OJK Dukung Terciptanya Bank Syariah Berskala Besar
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّ
“Dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar.” (QS. Al-Furqan: 68)
8. Sungguh-sungguh menjauhi zina
Zina merupakan dosa besar. Dapat mengantarkan seseorang pada kekafiran. Karakter hamba Allah yang terbaik adalah menjauhi segala bentuk pintu kekufuran. Termasuk perbuatan zina.
Lihat Juga :