11 Karakteristik Hamba Allah yang Terbaik Menurut Al-Qur'an
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:01 WIB
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَا يَزْنُوْنَۚ
“Dan tidak berzina.” (QS. Al-Furqan: 68)
9. Hamba Allah menjauhi kebatilan dalam perkataan dan perbuatan
Hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa ta’ala memiliki karakter selalu menjaga lisan. Tidak memberikan kesaksian palsu. Tidak berdusta. Menjauhi forum-forum kemungkaran. Menolak ajakan keburukan dengan kebaikan.
Baca juga: Murka Dijatuhkan Sanksi, Hong Kong Sebut AS Gila
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙوَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙ وَاِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا
“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al-Furqan: 72)
10. Hamba Allah selalu tunduk pada Syariat Islam
Tugas utama seorang hamba adalah beribadah, menyembah Allah Subhanahu wa ta’ala. Seluruh bentuk dan tata cara beribadah telah terangkum dalam sebuah konsep panduan hidup yang kita kenal dengan syariat Islam.
Maka, karakter hamba Allah Ta’ala yang terbaik adalah selalu tunduk terhadap seruan dari al-Quran dan hadits yang menjadi sumber pokok syariat Islam.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوْا عَلَيْهَا صُمًّا وَّعُمْيَانًا
“Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Rabb mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.” (QS. Al-Furqan: 72)
11. Hamba Allah peduli terhadap kebaikan bersama
Hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Saling berbagi. Peduli dengan sesama dalam suka dan duka. Berbahagia jika saudara seiman bahagia, bersedih jika saudara seiman bersedih.
Seorang yang berkarakter terbaik sangat gemar membantu sesama. Sangat memperhatikan saudara. Mereka saling mendoakan.
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata, ‘Wahai Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.’” (QS. Al-Furqan: 74)
Baca juga: Anies Unggah Foto dengan Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Netizen: Pemimpin yang Dekat dengan Ulama
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain.” (HR. Al-Qadha’i dalam kitab Musnad asy-Syihab No. 1234. Hadis hasan)
Muslimah, memang tidak mudah menjadi hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa ta’ala. Untuk mewujudkannya perlu perjuangan dan pengorbanan. Maka, di sisa-sisa usia kita ini, mari bersama-sama semangat berusaha meraih kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala sebagai hamba yang dicintai, dikasihi, dan diridhai-Nya. Aamiin.
Wallahu A'lam
وَلَا يَزْنُوْنَۚ
“Dan tidak berzina.” (QS. Al-Furqan: 68)
9. Hamba Allah menjauhi kebatilan dalam perkataan dan perbuatan
Hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa ta’ala memiliki karakter selalu menjaga lisan. Tidak memberikan kesaksian palsu. Tidak berdusta. Menjauhi forum-forum kemungkaran. Menolak ajakan keburukan dengan kebaikan.
Baca juga: Murka Dijatuhkan Sanksi, Hong Kong Sebut AS Gila
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙوَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙ وَاِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا
“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al-Furqan: 72)
10. Hamba Allah selalu tunduk pada Syariat Islam
Tugas utama seorang hamba adalah beribadah, menyembah Allah Subhanahu wa ta’ala. Seluruh bentuk dan tata cara beribadah telah terangkum dalam sebuah konsep panduan hidup yang kita kenal dengan syariat Islam.
Maka, karakter hamba Allah Ta’ala yang terbaik adalah selalu tunduk terhadap seruan dari al-Quran dan hadits yang menjadi sumber pokok syariat Islam.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَالَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوْا عَلَيْهَا صُمًّا وَّعُمْيَانًا
“Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Rabb mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.” (QS. Al-Furqan: 72)
11. Hamba Allah peduli terhadap kebaikan bersama
Hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Saling berbagi. Peduli dengan sesama dalam suka dan duka. Berbahagia jika saudara seiman bahagia, bersedih jika saudara seiman bersedih.
Seorang yang berkarakter terbaik sangat gemar membantu sesama. Sangat memperhatikan saudara. Mereka saling mendoakan.
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata, ‘Wahai Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.’” (QS. Al-Furqan: 74)
Baca juga: Anies Unggah Foto dengan Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Netizen: Pemimpin yang Dekat dengan Ulama
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain.” (HR. Al-Qadha’i dalam kitab Musnad asy-Syihab No. 1234. Hadis hasan)
Muslimah, memang tidak mudah menjadi hamba yang dicintai dan dikasihi Allah Subhanahu wa ta’ala. Untuk mewujudkannya perlu perjuangan dan pengorbanan. Maka, di sisa-sisa usia kita ini, mari bersama-sama semangat berusaha meraih kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala sebagai hamba yang dicintai, dikasihi, dan diridhai-Nya. Aamiin.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :