Ngerinya Zina yang Paling Berat
Selasa, 02 Februari 2021 - 10:51 WIB
Baca juga: Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak
Seperti memisahkan tempat tidur antara anak-laki-laki dan anak perempuan, menjauhkan anak dari tontonan –tontonan yang tidak baik yang berpotensi mendorong syahwatnya, dan lain sebagainya, berpakain yang pantas di hadapan orang-orang yang memilki hubungan keluarga, dan lain sebagainya, tidak kalah penting dari semua itu adalah mendidik keluarga di atas pendidkan agama dengan baik, hal tersebut karena akan menjadi pengendali setiap individu keluarga, dan mencegah setiap individu keluarga dari bergaul dengan teman pergaulan yang buruk.
Baca juga: Mengucap Bismillah, Jokowi: Bank Syariah Indonesia Saya Nyatakan Resmi Berdiri
Karena, teman yang buruk sangat berpotensi menularkan keburukannya. Dan sebuah fakta bahwa tidak jarang terjadinya perzinaan adalah karena faktor pergaulan bebas yang tanpa batas. Didukung oleh sikap orang tua yang masah bodoh dengan pergaulan Anak-anaknya.
Kita juga harus waspada dengan teknologi zaman sekarang yang sedemikian mudah terjangkau oleh siapa saja dengan harga yang relatif murah juga ambil bagian sebagai faktor pendung munculnya fenomena ini.
Baca juga: 9 Hotel/Wisma di Jakarta Bisa buat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Tanpa Gejala
Betapa banyak berita kita dengar atau kita baca dalam media masa orang yang telah dewasa bahkan ada yang masih anak-anak usia belasan tahun melakukan perzinaan gara-gara sebelumnya melihat adegan porno yang diaksesnya melalui media internet misalnya,atau yang didapatkannya dari kiriman orang lain lewat blutut ke Hp-nya.
Sekali lagi, tutup lag segala pintu yang berpotensi menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk melakukan perzinaan yang paling berat ini. Sehingga keluarga kita selamat dari bahaya yang satu ini.
Baca juga: Mahfud MD Bantah Sokong Moeldoko untuk Kudeta AHY lewat KLB Demokrat
Wallahu A'lam
Seperti memisahkan tempat tidur antara anak-laki-laki dan anak perempuan, menjauhkan anak dari tontonan –tontonan yang tidak baik yang berpotensi mendorong syahwatnya, dan lain sebagainya, berpakain yang pantas di hadapan orang-orang yang memilki hubungan keluarga, dan lain sebagainya, tidak kalah penting dari semua itu adalah mendidik keluarga di atas pendidkan agama dengan baik, hal tersebut karena akan menjadi pengendali setiap individu keluarga, dan mencegah setiap individu keluarga dari bergaul dengan teman pergaulan yang buruk.
Baca juga: Mengucap Bismillah, Jokowi: Bank Syariah Indonesia Saya Nyatakan Resmi Berdiri
Karena, teman yang buruk sangat berpotensi menularkan keburukannya. Dan sebuah fakta bahwa tidak jarang terjadinya perzinaan adalah karena faktor pergaulan bebas yang tanpa batas. Didukung oleh sikap orang tua yang masah bodoh dengan pergaulan Anak-anaknya.
Kita juga harus waspada dengan teknologi zaman sekarang yang sedemikian mudah terjangkau oleh siapa saja dengan harga yang relatif murah juga ambil bagian sebagai faktor pendung munculnya fenomena ini.
Baca juga: 9 Hotel/Wisma di Jakarta Bisa buat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Tanpa Gejala
Betapa banyak berita kita dengar atau kita baca dalam media masa orang yang telah dewasa bahkan ada yang masih anak-anak usia belasan tahun melakukan perzinaan gara-gara sebelumnya melihat adegan porno yang diaksesnya melalui media internet misalnya,atau yang didapatkannya dari kiriman orang lain lewat blutut ke Hp-nya.
Sekali lagi, tutup lag segala pintu yang berpotensi menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk melakukan perzinaan yang paling berat ini. Sehingga keluarga kita selamat dari bahaya yang satu ini.
Baca juga: Mahfud MD Bantah Sokong Moeldoko untuk Kudeta AHY lewat KLB Demokrat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :