Begini Metode Hisab Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan dan Lebaran

Kamis, 11 Februari 2021 - 08:20 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nasher/Foto/Ilustrasi/dok/ muhammadiyah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan Maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan , Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Baca juga: Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April


Dari maklumat tersebut dalam disimpulkan bahwa Ramadhan jatuh pada 1442 Hijriyah atau pada Selasa Wage, 13 April 2021 M, 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis Wage, 13 Mei 2021 M, 1 Zulhijah 1442 H jatuh pada Ahad Pon, 11 Juli 2021 M.

Sementara Hari Arafah 9 Zulhijah 144 H, pada Senin Legi, 19 Juli 2021 M dan Idul Adha 10 Zulhijah 1442 H, pada Selasa Pahing, 20 Juli 2021 M.

Maklumat PP Muhammadiyah tersebut dirilis pada Rabu (10/2).

Metode Hisab

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dalam buku Pedoman Hisab Muhammadiyah menyebutkan dalam penentuan hari-hari penting ini Muhammadiyah menggunakan metode hisab .

Baca juga: Inilah yang Diminta Semua Umat Muslim di Yaumil Hisab


Dalam bidang fikih menyangkut penentuan waktu-waktu ibadah, hisab digunakan dalam arti perhitungan waktu dan arah tempat guna kepentingan pelaksanaan ibadah, seperti penentuan waktu salat, waktu puasa, waktu Idulfitri, waktu haji, dan waktu gerhana untuk melaksanakan salat gerhana, serta penetapan arah kiblat agar dapat melaksanakan salat dengan arah yang tepat ke Kakbah.

Penetapan waktu dan arah tersebut dilakukan dengan perhitungan terhadap posisi-posisi geometris benda-benda langit, khususnya matahari, bulan, dan bumi yang digunakan untuk menentukan waktu-waktu di muka bumi dan arah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!