Nasihat Imam Syafii Ketika Melihat Aib Orang Lain

Minggu, 28 Februari 2021 - 22:12 WIB
Jika engkau menginginkan hidup terhindar kehinaan, (yang mana) Agama dan kehormatanmu senantiasa terjaga.

Maka janganlah gunakan lisanmu menyebut aib-aib orang lain. Karena setiap yang ada padamu adalah aib dan manusia memiliki lisan (untuk mengumbar aibmu).

Jika mata melihat aib-aib orang lain. Tinggalkanlah dan katakan: "Wahai mata yang melihat aib orang lain, mereka juga punya mata (yang melihat aibku)."

Bergaullah dengan baik, berikan maaf kepada orang yang zalim padamu. Eengkau boleh lawan orang zalim (membela diri), namun dengan cara yang lebih bijak.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم sendiri memerintahkan umatnya agar menutupi aib saudaranya. Hal ini tertuang dalam hadis berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak." (HR Muslim No 4692)

Baca Juga: Apa yang Didapat Ketika Menutupi Aib Orang Lain?
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!