Kisah Dusta? Ali bin Abu Thalib Duel dengan Jin di Sebuah Sumur
Selasa, 02 Maret 2021 - 19:48 WIB
Ibnu Katsir berkata: “Kisah panjang yang munkar sekali”. (al-Bidayah wa Nihayah 2/344).
Ibnu Hajar berkata: “Dalam kisah ini ada kelemahan”.
Dzul Hulaifah atau Bir Ali
Miqat penduduk Madinah atau jama’ah haji yang lewat Madinah adalah Dzul Hulaifah, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadis. Dzul Hulaifah adalah sebuah nama desa yang besar di jalan Madinah dulu. (Mu’jam Buldan 2/111). Di sana ada sebuah masjid yang dulu Nabi ketika berangkat haji, beliau salat dan berihram di sana. Jaraknya dari Madinah kurang lebih 3 mil, dijangkau dengan mobil sekitar seperempat jam. (al-Haj al-Mabrur Abu Bakar al-Jaza’iri hal. 32).
Adapun penamaannya dengan “Bir Ali” sebagaimana yang populer di masyarakat maka hendaknya diganti. Sebab bagaimana pun lafadz yang tertera dalam hadis itu lebih utama, apalagi kalau kita telusuri ternyata sumber penamaan Bir Ali (Sumur Ali) adalah cerita yang laris manis di kalangan Rafidhah bahwa Ali bin Abi Thalib pernah berduel dengan Jin di sumur tersebut, sehingga karena itulah disebut Bir Ali.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Orang-orang awam yang jahil menamainya (Dzul Hulaifah) dengan Bi’r Ali (Sumur Ali) karena prasangka mereka bahwa Ali pernah berduel dengan Jin di sana, padahal ini adalah suatu kedustaan, sebab tidak seorangpun di antara sahabat yang membunuh Jin, Ali lebih tinggi derajatnya untuk duel melawan jin”. (Majmu Fatawa 26/100. Lihat juga Manasik Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah hlm. 4 dan Syarh Umdah 2/314-315).
Syaikh Mula Ali al-Qori juga berkata: “Dzul Hulaifah. Di tempat ini dahulu ada sumur yang disebut oleh orang-orang awam dengan bi’r Ali, konon ceritanya karena beliau duel dengan Jin di sumur tersebut, namun ini hanyalah cerita dusta, sebagaimana disebutkan Ibnu Amiril Haj”. (al-Maslak al-Mutaqassith hal. 79. Lihat juga Qashashun Laa Tatsbutu Masyhur Hasan Salman 7/95-119).
Baca juga: Diragukan, Kebenaran Kisah Masyithoh Saat Rasulullah Isra' Mi'raj
Ibnu Hajar berkata: “Dalam kisah ini ada kelemahan”.
Dzul Hulaifah atau Bir Ali
Miqat penduduk Madinah atau jama’ah haji yang lewat Madinah adalah Dzul Hulaifah, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadis. Dzul Hulaifah adalah sebuah nama desa yang besar di jalan Madinah dulu. (Mu’jam Buldan 2/111). Di sana ada sebuah masjid yang dulu Nabi ketika berangkat haji, beliau salat dan berihram di sana. Jaraknya dari Madinah kurang lebih 3 mil, dijangkau dengan mobil sekitar seperempat jam. (al-Haj al-Mabrur Abu Bakar al-Jaza’iri hal. 32).
Adapun penamaannya dengan “Bir Ali” sebagaimana yang populer di masyarakat maka hendaknya diganti. Sebab bagaimana pun lafadz yang tertera dalam hadis itu lebih utama, apalagi kalau kita telusuri ternyata sumber penamaan Bir Ali (Sumur Ali) adalah cerita yang laris manis di kalangan Rafidhah bahwa Ali bin Abi Thalib pernah berduel dengan Jin di sumur tersebut, sehingga karena itulah disebut Bir Ali.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Orang-orang awam yang jahil menamainya (Dzul Hulaifah) dengan Bi’r Ali (Sumur Ali) karena prasangka mereka bahwa Ali pernah berduel dengan Jin di sana, padahal ini adalah suatu kedustaan, sebab tidak seorangpun di antara sahabat yang membunuh Jin, Ali lebih tinggi derajatnya untuk duel melawan jin”. (Majmu Fatawa 26/100. Lihat juga Manasik Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah hlm. 4 dan Syarh Umdah 2/314-315).
Syaikh Mula Ali al-Qori juga berkata: “Dzul Hulaifah. Di tempat ini dahulu ada sumur yang disebut oleh orang-orang awam dengan bi’r Ali, konon ceritanya karena beliau duel dengan Jin di sumur tersebut, namun ini hanyalah cerita dusta, sebagaimana disebutkan Ibnu Amiril Haj”. (al-Maslak al-Mutaqassith hal. 79. Lihat juga Qashashun Laa Tatsbutu Masyhur Hasan Salman 7/95-119).
Baca juga: Diragukan, Kebenaran Kisah Masyithoh Saat Rasulullah Isra' Mi'raj
(mhy)
Lihat Juga :