40 Hari Menuju Ramadhan, Yuk Siapkan Lahir dan Batin dari Sekarang
Kamis, 04 Maret 2021 - 05:00 WIB
"Maka dari itu, jangan sampai ada dari kita yang tertinggal rombongan orang yang beruntung di bulan suci Ramadhan. Jangan sampai ada di antara kita orang yang lalai dengan Ramadhan," kata Buya Yahya.
Dua Persiapan Menyambut Ramadhan
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan umat muslim harus menyiapkan dua persiapan, yaitu:
1. Persiapan Lahir
Persiapan lahir adalah dengan melihat di sekitar kita dan mencari sebab-sebab yang menjadikan kita dekat dan khusyuk kepada Allah. Fasilitas zahir mulai dari mushaf, baju, mushalla, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang ada di rumah kita, jika ada yang kurang mari kita penuhi dari sekarang.
Kemudian siapkan jadwal-jadwal untuk amal ibadah yang harus kita laksanakan di bulan suci Ramadhan. Jangan sampai bulan Ramadhan berlalu begitu saja. Jika kita tidak berfikir apa yang akan kita lakukan, amat sulit bagi kita untuk melakukannya jika tiba waktunya. Akan tetapi tanda bahwa kita rindu dan mengagungkan Ramadhan dan tanda kita ingin diagungkan oleh Allah, maka saat ini harus kita rencanakan amal-amal ibadah yang akan kita lakukan.
Termasuk urusan dunia yang harus kita lakukan pun harus dimasukkan dalam jadwal. Kalau kita sudah menyusun rencana, maka kita tinggal melaksanakannya. Rencana yang kita susun itu tidak lain adalah tanda kerinduan kepada Ramadhan, yang artinya juga rindu kepada Allah.
"Yang bekerja jangan sampai lupa bahwa mencari nafkah sangat mulia jika diniatkan benar karena Allah. Kalau orang yang bekerja sulit untuk membaca Al-Qur'an, maka jangan sampai mulut kita diam dari berzikir kepada Allah. Yang di pasar pun demikian, jadikan lidah kita sering menyebut nama Allah," jelas Buya Yahya.
2. Persiapan Batin
Persiapan batin di sini artinya menyiapkan hati kita agar termasuk golongan beruntung di bulan suci Ramadhan. Tanamkan hati yang ikhlas beribadah kepada Allah, hilangkan kesombongan dan rasa dengki. Karena takabur, dengki dan iri hati hanya akan menjadikan ibadah puasa terasa berat dan sia-sia di sisi oleh Allah.
Dua Persiapan Menyambut Ramadhan
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan umat muslim harus menyiapkan dua persiapan, yaitu:
1. Persiapan Lahir
Persiapan lahir adalah dengan melihat di sekitar kita dan mencari sebab-sebab yang menjadikan kita dekat dan khusyuk kepada Allah. Fasilitas zahir mulai dari mushaf, baju, mushalla, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang ada di rumah kita, jika ada yang kurang mari kita penuhi dari sekarang.
Kemudian siapkan jadwal-jadwal untuk amal ibadah yang harus kita laksanakan di bulan suci Ramadhan. Jangan sampai bulan Ramadhan berlalu begitu saja. Jika kita tidak berfikir apa yang akan kita lakukan, amat sulit bagi kita untuk melakukannya jika tiba waktunya. Akan tetapi tanda bahwa kita rindu dan mengagungkan Ramadhan dan tanda kita ingin diagungkan oleh Allah, maka saat ini harus kita rencanakan amal-amal ibadah yang akan kita lakukan.
Termasuk urusan dunia yang harus kita lakukan pun harus dimasukkan dalam jadwal. Kalau kita sudah menyusun rencana, maka kita tinggal melaksanakannya. Rencana yang kita susun itu tidak lain adalah tanda kerinduan kepada Ramadhan, yang artinya juga rindu kepada Allah.
"Yang bekerja jangan sampai lupa bahwa mencari nafkah sangat mulia jika diniatkan benar karena Allah. Kalau orang yang bekerja sulit untuk membaca Al-Qur'an, maka jangan sampai mulut kita diam dari berzikir kepada Allah. Yang di pasar pun demikian, jadikan lidah kita sering menyebut nama Allah," jelas Buya Yahya.
2. Persiapan Batin
Persiapan batin di sini artinya menyiapkan hati kita agar termasuk golongan beruntung di bulan suci Ramadhan. Tanamkan hati yang ikhlas beribadah kepada Allah, hilangkan kesombongan dan rasa dengki. Karena takabur, dengki dan iri hati hanya akan menjadikan ibadah puasa terasa berat dan sia-sia di sisi oleh Allah.
Lihat Juga :