Semakin Tinggi Ilmunya Semakin Sedikit Menyalahkan Orang Lain

Senin, 08 Maret 2021 - 22:34 WIB
Orang berilmu yang semakin banyak ilmunya akan semakin merendahkan dirinya, layaknya seperti padi. Foto/dok assajidin
Semakin bertambah ilmu maka semakin sedikit menyalahkan orang lain. Nasihat ini sangat populer di berbagai kajian dan majelis penuntut ilmu.

Gus Anam (KH Zuhrul Anam) pernah mendengar nasihat ini dari gurunya As-Sayyid Al-Habib Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani, dari gurunya Mufti Syafi'iyah di Makkah, Imam Syekh Said Al-Yamani (1265-1352 H).

Beliau berkata: "Idzaa zaada nadzrurrajuli wattasa'a fikruhuu qalla inkaaruhuu 'alannaasi."

Artinya:

Jikalau seseorang bertambah ilmunya dan luas cakrawala pemikiran serta sudut pandangnya, maka ia akan sedikit menyalahkan orang lain.

Baca Juga: Pentingnya Belajar Adab Sebelum Mempelajari Ilmu



Gus Anam mengemukakan lewat media sosialnya, semakin gemar menyalahkan orang semakin bodoh dan dangkal ilmunya. Semakin Tinggi ilmu seseorang maka semakin tawadhu (rendah hati), carilah guru yang tidak pernah menggunjing dan mengkafirkan siapapun.

Hal ini sama seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk, itulah peribahasa yang sering kita dengar. Yang memiliki arti, orang berilmu yang semakin banyak ilmunya semakin merendahkan dirinya. Tanaman padi jika berisi semakin lama akan semakin besar. Jika semakin besar otomatis beban biji juga semakin berat.

Jika sudah semakin berat, maka mau tidak mau seuntai biji padi akan semakin kelihatan merunduk (melengkung) ke arah depan bawah. Karena batang padi sangat pendek, strukturnya berupa batang yang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!