Tuduhan Palsu: Ibnu Taimiyah Melarang Ziarah Kubur Nabi
Rabu, 10 Maret 2021 - 11:35 WIB
Abu Ubaidah Yusuf memaparkan barangsiapa yang membaca kitab “Ar Raddu ‘ala Al-Akhna’i” dan “Al-Jawabul Al-Baahir Liman Sa’ala ‘an Ziayaratil Kubur” karya Ibnu Taimiyyah, ia akan yakin dengan apa yang kami uraikan.
Hal ini dikuatkan oleh murid-murid beliau. Al-Hafidz Ibnu Abdil Hadi berkata: “Hendaklah diketahui, sebelum membantah orang ini (as-Subkiy) bahwasanya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tidaklah mengharamkan ziarah kubur yang syari’ dalam kitab-kitabnya. Bahkan beliau sangat menganjurkannya. Karangan-karangannya serta manasik hajinya adalah bukti atas apa yang saya katakan”. (Ash-Sharim Al-Munky hal. 15).
Baca juga: Berikut Ini Mereka yang Terpelihara dari Fitnah dan Azab Kubur
Demikian juga Al-Hafidz Ibnu katsir , beliau berkata: “Dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tidaklah melarang ziarah kubur yang bersih dari kebid’ahan, seperti bepergian/safar untuk ziarah kubur, Bahkan beliau mengatakan sunnahnya ziarah kubur, kitab-kitabnya dan manasik-manasik hajinya adalah bukti hal itu,. Beliau juga tidak pernah mengatakan haramnya ziarah kubur dalam fatwa-fatwanya, beliau juga tidak jahil dengan sabda Nabi SAW:
“Ziarahlah karena hal itu dapat mengingatkan kalian dengan akhirat”. Tetapi yang beliau larang adalah bepergian/safar untuk ziarah. Jadi ziarah kubur itu suatu masalah dan bepergian dalam rangka ziarah kubur itu masalah lain lagi”. (Lihat Al Bidayah Wa An-Nihayah 14/123).
Baca juga: Begini Doa Memohon Perlindungan kepada Allah dari Fitnah dan Azab Kubur
Hal ini dikuatkan oleh murid-murid beliau. Al-Hafidz Ibnu Abdil Hadi berkata: “Hendaklah diketahui, sebelum membantah orang ini (as-Subkiy) bahwasanya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tidaklah mengharamkan ziarah kubur yang syari’ dalam kitab-kitabnya. Bahkan beliau sangat menganjurkannya. Karangan-karangannya serta manasik hajinya adalah bukti atas apa yang saya katakan”. (Ash-Sharim Al-Munky hal. 15).
Baca juga: Berikut Ini Mereka yang Terpelihara dari Fitnah dan Azab Kubur
Demikian juga Al-Hafidz Ibnu katsir , beliau berkata: “Dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tidaklah melarang ziarah kubur yang bersih dari kebid’ahan, seperti bepergian/safar untuk ziarah kubur, Bahkan beliau mengatakan sunnahnya ziarah kubur, kitab-kitabnya dan manasik-manasik hajinya adalah bukti hal itu,. Beliau juga tidak pernah mengatakan haramnya ziarah kubur dalam fatwa-fatwanya, beliau juga tidak jahil dengan sabda Nabi SAW:
“Ziarahlah karena hal itu dapat mengingatkan kalian dengan akhirat”. Tetapi yang beliau larang adalah bepergian/safar untuk ziarah. Jadi ziarah kubur itu suatu masalah dan bepergian dalam rangka ziarah kubur itu masalah lain lagi”. (Lihat Al Bidayah Wa An-Nihayah 14/123).
Baca juga: Begini Doa Memohon Perlindungan kepada Allah dari Fitnah dan Azab Kubur
(mhy)
Lihat Juga :