Ini Penyebab Perkiraan Pakar dan Ulama tentang Kiamat Selalu Meleset

Kamis, 11 Maret 2021 - 17:14 WIB
Ilustrasi/Ist
SUDAH sejak dulu kala banyak orang memprediksi terjadinya kiamat pada tanggal-tanggal tertentu. Bakan para pakar dan beberapa ulama masa silam, juga membicarakan waktu kapan terjadinya kiamat. Di antara mereka memiliki kitab tersendiri yang membahas hal itu.

Baca juga: Sifat Nikmat dan Azab Kubur: Begini Kondisi Saat Menanti Kiamat

Sampai-sampai ada di antara mereka mengatakan bahwa dunia ini akan fana (binasa) setelah lima ratus tahun dari masa diutusnya Nabi Muhammad SAW. Namun setelah lima ratus Hijriyah, kiamat pun tidak terjadi dan ini sebagai bukti kelirunya sangkaan mereka.

Dr Umar Sulaiman al Asygar dalam Ensiklopedia Kiamat mengatakan Imam As-Suyuthi salah satu ulama besar yang memprediksi kiamat. Beliau bahkan membahas pada juz tersendiri yang dinamakan “Al-Kasyfu" (Mengungkap Terjadinya Hari Kiamat).

As-Suyuthi menentukan tahun tertentu. Namun waktu yang ia perkirakan ternyata telah berlalu dan tidak terjadi kiamat sama sekali, bahkan belum juga muncul tanda-tandanya.

Begitu juga As-Suhailiy. Ia memprediksi datangnya hari kiamat dengan menghitung-hitung huruf muqatha’ah (seperti alif laam miim dan haammiim) yang berada di awal-awal surat dalam Al-Quran .

Beliau memprediksikan bahwa kiamat akan terjadi 703 tahun setelah diutusnya Nabi , atau setelah Nabi berhijrah atau dihitung setelah Nabi wafat. (Lihat ‘Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari, Badaruddin Al-‘Ainiy Al-Hanafiy, 7:424, Multaqa Ahli Al-Hadits, Asy-Syamilah).

Hasil prediksi As-Suhailiy meleset jauh. Sudah ratusan tahun berlalu, belum juga terjadi kiamat.

Baca juga: Kiamat Makin Dekat: Wabah Covid-19 Belum Ada Tanda-Tanda Surut

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!