Persiapan Sambut Bulan Ramadhan dengan 4 Amalan Ini
Rabu, 17 Maret 2021 - 08:38 WIB
“Rasulullah biasa mengerjakan puasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah tidak berpuasa, dan beliau biasa tidak berpuasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah berpuasa. Akan tetapi aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa daripada puasa di bulan Sya’ban”. (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Inilah Kelelahan yang Dicintai Allah Ta'ala
Dalam hadis lain disebutkan bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan ketika amalan diangkat oleh Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Itu adalah bulan di mana orang tidak terlalu memperhatikan, antara Rajab dengan Ramadhan. Itu adalah bulan di mana perbuatan itu diangkat oleh Allah SWT, dan aku suka perbuatanku (amalanku) diangkat Allah ketika menjalani puasa.” (HR. Nasai).
Selain untuk mengamalkan sunnah Rasul, puasa sunnah di bulan Sya’ban dapat diniatkan untuk melatih diri sebelum berpuasa selama sebulan penuh.
Baca juga: Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas
3. Membayar hutang puasa Ramadhan sebelumnya
Sebagai seorang muslimah, pastilah ada beberapa hari kita melewatkan puasa Ramadhan karena datang bulan. Untuk itu, di bulan Sya’ban inilah kita dapat mengganti atau meng-qadha puasa yang terlewat itu. Hal ini sebagaimana amalan Sayyidah Aisyah yang diceritakan oleh Abu Salamah, beliau berkata,
“Saya mempunyai tanggungan utang puasa Ramadhan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban.”
Baca juga: Menanti Segera Kabar Haji dari Saudi
Baca juga: Inilah Kelelahan yang Dicintai Allah Ta'ala
Dalam hadis lain disebutkan bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan ketika amalan diangkat oleh Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Itu adalah bulan di mana orang tidak terlalu memperhatikan, antara Rajab dengan Ramadhan. Itu adalah bulan di mana perbuatan itu diangkat oleh Allah SWT, dan aku suka perbuatanku (amalanku) diangkat Allah ketika menjalani puasa.” (HR. Nasai).
Selain untuk mengamalkan sunnah Rasul, puasa sunnah di bulan Sya’ban dapat diniatkan untuk melatih diri sebelum berpuasa selama sebulan penuh.
Baca juga: Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas
3. Membayar hutang puasa Ramadhan sebelumnya
Sebagai seorang muslimah, pastilah ada beberapa hari kita melewatkan puasa Ramadhan karena datang bulan. Untuk itu, di bulan Sya’ban inilah kita dapat mengganti atau meng-qadha puasa yang terlewat itu. Hal ini sebagaimana amalan Sayyidah Aisyah yang diceritakan oleh Abu Salamah, beliau berkata,
“Saya mempunyai tanggungan utang puasa Ramadhan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban.”
Baca juga: Menanti Segera Kabar Haji dari Saudi
Lihat Juga :