Semua Imam Mazhab Sholat Tarawih 20 Rakaat, Bukan 8 Rakaat

Kamis, 01 April 2021 - 05:00 WIB
Diriwayatkan Sayyidina Abdurrahman bin Abdul Qari, beliau berkata, "Ketika aku keluar bersama Sayyidina Umar bin khattab di malam bulan Ramadhan maka kami mendapati muslimin mengerjakan sholat tarawih dengan sendiri‐sendiri dan ada juga yang berjamaah dengan sekelompok orang. Berkata Sayyidina Umar, "Saya berpendapat, kalaulah dikerjakan berjamaah maka akan indah".

Lalu beliau mengumpulkan mereka dan dipilihlah Sayyidina Ubay bin Ka'ab menjadi Imam. Berkata Sayyidina Abdurrahman bin Abdul Qari, lalu keesokan harinya, aku keluar lagi bersama beliau, dan shalat tarawih dikerjakan berjamaah dengan imam Sayyidina Ubay bin Ka’ab, lalu Sayyidina Umar bin Khattab pun berkata, "Inilah sebaik‐baiknya bid'ah".

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad. Adapun jumlah rakaat Sholat Tarawih yang paling shahih adalah 20 rakaat (10 salam). Jika digabungkan dengan 3 rakaat sholat witir, menjadi 23 rakaat.

Tidak ada satupun yang menentang hal ini semenjak zaman Umar bin Khattab dan zaman para Imam 4 Mazhab sampai saat ini. Hanya saja memang Imam Malik di samping berpendapat 23 rakaat, juga memunculkan pendapat bahwa sholat tarawih 36 rakaat ditambah 3 rakaat witir, menjadi 39 rakaat. Pendapat beliau ini berdasarkan amalan penduduk Kota Madinah Al Munawwarah.

Para Imam Mazhab mengambil pendapat yang sama, tentang 20 rakaat, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dan yang lainnya dengan sanad yang shahih, dari Sayyidina Saib bin Yazid radhiallahu 'anhu, beliau berkata, "Sesungguhnya dahulu para-sahabat mendirikan sholat tarawih di zaman Sayyidina Umar 20 rakaat". Begitu juga yang diriwayatkan dari Imam Malik bin Anas di dalam Kitabnya Al-Muwaththo’ dari sahabat Yazid bin Rumman radhiyallahu 'anhu berkata: "Sesungguhnya dahulu para sahabat mendirikan sholat tarawih di zaman Sayyidina Umar 23 rakaat."

Imam Ibnu Qudamah dalam Kitabnya Al-Mughni, beliau menjelaskan bahwa para ulama sepakat jumlah rakaat sholat tarawih adalah 20 dan menolak atas pendapat Imam Malik radhiyallahu 'anhu dalam riwayatnya yang kedua yaitu 36 rakaat.

Imam Ahmad bin Hambal, Imam Abu Hanifah, Imam Asy-Syafi’i dan Imam Ats-Tsauri radhiyallahu 'anhum bersepakat bahwa jumlah rakaat shalat tarawih adalah 20 rakaat. Adapun Imam Malik mengerjakan 36 rakaat karena mengikuti apa yang dikerjakan ahli Madinah.

Disebutkan di dalam Kitab Mukhtasor Almuzani bahwa Imam Asy- Syafi’i berkata: "Aku telah mendapati ahli Madinah mengerjakan tarawih 36 rakaat tetapi aku lebih suka 20 karena mengikuti apa yang diriwayatkan dari Sayyidina Umar bin Khattab. Begitu juga, telah menjadi amalan ahlu Makkah mengerjakan sholat Tarawih dengan 20 rakaat ditambah tiga rakaat witir."

Imam At-Turmudzi juga meriwayatkan dalam kitabnya, bahwa sholat tarawih adalah 20 rakaat. Begitu pula yang dikatakan Imam Ibn Rusyd dan Imam An-Nawawi. Ibnu Taymiyyah mengatakan dalam fatwanya: "Adalah benar bahwa Ubay bin Ka’ab dahulu menjadi imam dalam sholat tarawih 20 rakaat dan berwitir dengan 3 rakaat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!