Nasihat Gus Baha Kepada Teroris: Nabi tak Menghendaki Umatnya Masuk Neraka
Kamis, 01 April 2021 - 18:55 WIB
Siapa itu? "rasụlum minallāhi yatlụ ṣuḥufam muṭahharah"
"Jadi kemampuan argumentatif itu yang kita bela-belain," ujar Gus Baha.
Bayyinahnya apa? Gus Baha lalu bercerita, ada seorang ekstrimis mau mengebom tempat maksiat. Di tempat itu banyak juga dikunjungi orang-orang Islam.
Seorang muslim moderat bertanya kepada ekstrimis tadi. Kalau dibom mereka akan mati, setelah itu ke mana?
"Masuk neraka," jawab sang ekstrimis.
"Apakah umatnya masuk neraka itu yang diinginkan Nabi?"
Maka ekstrimis tadi terperangah kaget. "tidak. Itu bukan yang dikendaki Nabi."
"Kalau gitu kita proses bersama agar mereka bertobat sehingga tidak masuk neraka karena itu tidak dikehendaki oleh Nabi," kata si muslim moderat itu.
Baca juga: Kisah Pilu Korban Terorisme, Cacat Fisik Hingga Kehilangan Orang Tercinta
Gus Baha menyebut muslim moderat yang dimaksud adalah muslim moderat yang saleh. Bukan liberal.
Pernyataan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran-Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al Quran (LP3iA) Narukan, Rembang, Jawa Tengah, ini bisa diakses di sejumlah kanal dalam jaringan YouTube yang belakangan ini viral.
Selanjutnya Gus Baha juga bercerita tentang sebuah hadis yang mengajarkan hal yang sama. Suatu ketika ada seorang badui datang dan meminta hadiah kepada Rasulullah SAW . Kemudian Rasulullah pun memberi badui itu hadiah.
Akan tetapi orang badui itu merasa tidak puas dengan pemberian Rasulullah. Si Badui merasa kecewa karena apa yang diterima dirasa sedikit. Setelah tidak bersama Rasulullah, orang badui itu pun mengumpat tentang Rasulullah.
"Jadi kemampuan argumentatif itu yang kita bela-belain," ujar Gus Baha.
Bayyinahnya apa? Gus Baha lalu bercerita, ada seorang ekstrimis mau mengebom tempat maksiat. Di tempat itu banyak juga dikunjungi orang-orang Islam.
Seorang muslim moderat bertanya kepada ekstrimis tadi. Kalau dibom mereka akan mati, setelah itu ke mana?
"Masuk neraka," jawab sang ekstrimis.
"Apakah umatnya masuk neraka itu yang diinginkan Nabi?"
Maka ekstrimis tadi terperangah kaget. "tidak. Itu bukan yang dikendaki Nabi."
"Kalau gitu kita proses bersama agar mereka bertobat sehingga tidak masuk neraka karena itu tidak dikehendaki oleh Nabi," kata si muslim moderat itu.
Baca juga: Kisah Pilu Korban Terorisme, Cacat Fisik Hingga Kehilangan Orang Tercinta
Gus Baha menyebut muslim moderat yang dimaksud adalah muslim moderat yang saleh. Bukan liberal.
Pernyataan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran-Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al Quran (LP3iA) Narukan, Rembang, Jawa Tengah, ini bisa diakses di sejumlah kanal dalam jaringan YouTube yang belakangan ini viral.
Selanjutnya Gus Baha juga bercerita tentang sebuah hadis yang mengajarkan hal yang sama. Suatu ketika ada seorang badui datang dan meminta hadiah kepada Rasulullah SAW . Kemudian Rasulullah pun memberi badui itu hadiah.
Akan tetapi orang badui itu merasa tidak puas dengan pemberian Rasulullah. Si Badui merasa kecewa karena apa yang diterima dirasa sedikit. Setelah tidak bersama Rasulullah, orang badui itu pun mengumpat tentang Rasulullah.
Lihat Juga :