Pesan Ustaz Adi Hidayat Bagi yang Berusia 40 Tahun
Kamis, 08 April 2021 - 17:19 WIB
Ustaz Adi Hidayat, Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institute. Foto/Ist
Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institut Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyampaikan nasihat indah kepada mereka yang berusia 40 tahun saat Tabligh Akbar virtual RS Sari Asih. UAH menjelaskan rahasia dibalik umur 40 tahun.
"40 menjadi angka yang istimewa dalam Islam. 40 menjadi penanda diangkatnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم pada usia 40 tahun. 40 ini menjadi sangat istimewa baik usia seseorang maupun pengabdian," kata UAH membuka ceramahnya.
Baca Juga: Ada Apa dengan Usia 40 Tahun? Ini Penjelasannya
Jadi, kalau ada orang berproses dari kecil sampai dewasa itu masih proses. Ketika sudah terasa kematangan mulai kuat daya pikirnya, nalarnya dan puncaknya adalah 40 tahun. Pertanyaannya, ketika seseorang berusia 40 tahun apa yang harus dilakukan?
Maka lakukanlah sebagaimana Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu, yaitu meminta bimbingan dan petunjuk agar mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah.
1. Meminta bimbingan kepada Allah agar mampu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.
2. Bertaubat kepada Allah dan mengintrospeksi diri.
3. Tawakkal kepada Allah.
Kata UAH, Tauhid itu mengarahkan segala aktivitas yang kita kerjakan karena Allah. Aktivitas yang dalam bahasa Arab yaitu amal akan bernilai apabila menjadi amal saleh. Pertanyaannya apakah setiap aktivitas kita karena Allah?
"40 menjadi angka yang istimewa dalam Islam. 40 menjadi penanda diangkatnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم pada usia 40 tahun. 40 ini menjadi sangat istimewa baik usia seseorang maupun pengabdian," kata UAH membuka ceramahnya.
Baca Juga: Ada Apa dengan Usia 40 Tahun? Ini Penjelasannya
Jadi, kalau ada orang berproses dari kecil sampai dewasa itu masih proses. Ketika sudah terasa kematangan mulai kuat daya pikirnya, nalarnya dan puncaknya adalah 40 tahun. Pertanyaannya, ketika seseorang berusia 40 tahun apa yang harus dilakukan?
Maka lakukanlah sebagaimana Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu, yaitu meminta bimbingan dan petunjuk agar mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah.
1. Meminta bimbingan kepada Allah agar mampu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.
2. Bertaubat kepada Allah dan mengintrospeksi diri.
3. Tawakkal kepada Allah.
Kata UAH, Tauhid itu mengarahkan segala aktivitas yang kita kerjakan karena Allah. Aktivitas yang dalam bahasa Arab yaitu amal akan bernilai apabila menjadi amal saleh. Pertanyaannya apakah setiap aktivitas kita karena Allah?
Lihat Juga :