Hari ke-7 Ramadhan, Jamaah Sholat Tarawih Mulai Menyusut

Senin, 19 April 2021 - 18:17 WIB
Menyusutnya jamaah sholat Tarawih ketika memasuki minggu kedua bukanlah fenomena baru. Setiap Ramadhan ke bulan Ramadhan fenomena ini selalu terjadi. Foto/Ist
Tak terasa hari ini kita sudah memasuki hari ke-7 puasa Ramadhan, Senin (19/4/2021). Muncul pertanyaan, kenapa jamaah sholat tarawih mulai menyusut, padahal baru hari ke-7 Ramadhan?

Menyusutnya jumlah jamaah sholat tarawih di masjid bukanlah fenomena baru. Ya, begitulah adanya dari Ramadhan ke Ramadhan.

Baca Juga: Sejarah Salat Tarawih dan Bacaan Niatnya



Menurut Ustaz Hanif Luthfi, pengajar Rumah Fiqih Indonesia,tentu seharusnya kita bersyukur karena Ramadhan tahun ini jamaah tarawih sudah dibolehkan lagi dengan tetap menaati protokol kesehatan. Semoga wabah ini segera berakhir dengan sebaik-baiknya.

"Kita ingat tahun lalu, Ramadhan benar-benar berbeda. Sholat Jumat saja ditiadakan, apalagi sholat tarawih," kata Ustaz Hanif Luthfi.

Ramadhan dan tarawih di Indonesia sangat terasa sekali euforianya. Terkhusus shalat Isya', masjid mendapatkan penambahan jamaah yang cukup signifikan dari mereka yang biasanya jarang ke masjid. Baik jamaah ibu-ibu, remaja dan anak kecil.

Kata Ustaz Hanif Luthfi, kita bisa melihat fenomena itu dari dua sudut pandang, sudut pandang husnuzzhon dan su'zhon.

Dari sudut pandang su'zhon, jamaah menyusut itu bisa diartikan semangat untuk ibadah tarawih Ramadhan itu hanya sekadar euforia di awal saja. Ketika sudah masuk hari ke-7, semangat itu sudah pudar. Mereka hanya ikut-ikutan aja.

Tapi selain sudut pandang su'zhon ini, masih banyak sudut pandang husnuzhon yang kita bisa tempuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!