Kisah Keluarga Rasulullah Makan Gandum Basi di Hari Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 - 05:01 WIB
"Ada apa wahai sahabatku?" tanya Rasulullah.⁣

"Tengoklah ke rumah putri baginda, ya Rasulullah. Tengoklah cucu baginda Hasan dan Husein.”" "Kenapa keluargaku?"

"Tengoklah sendiri oleh baginda, saya tidak kuasa mengatakan semuanya.”"

Rasulullah pun bergegas menuju rumah Sayyidah Fathimah. Tiba di teras rumah, tawa bahagia mengisi percakapan antara Sayyidina Ali, Sayyidah Fatimah dan kedua putranya.⁣



Mata Rasulullah pun berlinang. Beliau menangis melihat keluarga putri tercinta dan dua cucunya yang hanya makan gandum basi di hari Raya Idul Fitri.⁣

Di saat semua orang berbahagia, di saat semua orang makan yang enak-enak. Keluarga Rasulullah penuh tawa bahagia dengan hanya makan gandum yang baunya tercium tak sedap.

"Ya Allah, Allahumma Isyhad...Ya Allah, Allahumma Isyhad(Ya Allah saksikanlah, saksikanlah) Di hari Idul Fitri keluargaku makanannya adalah gandum yang basi. Mereka mencintai kaum fuqara dan masakin."

Mereka relakan lidah dan perutnya mengecap makanan basi, asalkan kaum fakir-miskin bisa memakan makanan yang lezat. Allahumma Isyhad, saksikanlah ya Allah, saksikanlah," bibir Rasulullah berbisik lembut.

Sayyidah Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, sang ayah sedang berdiri tegak. "Duhai ayahanda, ada apa gerangan ayah menangis?" Rasulullah tak tahan mendengar pertanyaan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!