Larangan Beribadah Secara Berlebihan
Minggu, 23 Mei 2021 - 05:00 WIB
Mengamalkan dengan Sedehana
Setiap muslim memang wajib bersemangat dalam melaksanakan ibadah, namun jangan sampai hal tersebut menjadi berlebihan, karena Allah Ta'ala tidak menyukai sesuatu yang berlebihan ataupun melampaui batas. Namun, kita pun dianjurkan untuk melaksanakan sesuatu dengan sederhana termasuk dalam beribadah ini. Karena sederhana dalam ibadah tetap lebih baik.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut beberapa hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang menjelaskan kenapa alasan sederhana dalam ibadah tetap lebih baik:
Baca juga: Kemhan Buka Seleksi Pendaftaran Komcad 2021
1. Shalat malam dalam keadaan mengantuk
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ يُصَلِّى فَلْيَرْقُدْ حَتَّى يَذْهَبَ عَنْهُ النَّوْمُ ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى وَهُوَ نَاعِسٌ لاَ يَدْرِى لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ فَيَسُبَّ نَفْسَهُ
“Jika salah seorang di antara kalian dalam keadaan mengantuk dalam shalatnya, hendaklah ia tidur terlebih dahulu hingga hilang ngantuknya. Karena jika salah seorang di antara kalian tetap shalat, sedangkan ia dalam keadaan mengantuk, ia tidak akan tahu, mungkin ia bermaksud meminta ampun tetapi ternyata ia malah mencela dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ibnu Hajar memberikan faedah untuk hadis di atas, “Hadis di atas menuntun kita untuk khusyu’ dalam shalat dan menghadirkan hati ketika melakukan ibadah. Hadits tersebut juga mengajarkan untuk menjauhi setiap yang dimakruhkan dalam shalat. Juga bolehnya berdoa dengan doa apa pun tanpa mesti mengkhususkan dengan doa tertentu.” (Fath Al-Bari, 1:315)
Baca juga: Studi: Terdapat Korelasi Antara Vitamin D dengan Penyakit Autoimun
2. Lebih baik berubah sedikit demi sedikit
Dari Hanzhalah Al-Usayyidiy, ia berkata, “Abu Bakar pernah menemuiku, lalu ia berkata padaku, “Bagaimana keadaanmu wahai Hanzhalah?” Aku menjawab, “Hanzhalah kini telah jadi munafik.” Abu Bakar berkata, “Subhanallah, apa yang engkau katakan?” Aku menjawab, “Kami jika berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami teringat neraka dan surga sampai-sampai kami seperti melihatnya di hadapan kami. Namun ketika kami keluar dari majelis Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kami bergaul dengan istri dan anak-anak kami, sibuk dengan berbagai urusan, kami pun jadi banyak lupa.” Abu Bakar pun menjawab, “Kami pun begitu.”
Setiap muslim memang wajib bersemangat dalam melaksanakan ibadah, namun jangan sampai hal tersebut menjadi berlebihan, karena Allah Ta'ala tidak menyukai sesuatu yang berlebihan ataupun melampaui batas. Namun, kita pun dianjurkan untuk melaksanakan sesuatu dengan sederhana termasuk dalam beribadah ini. Karena sederhana dalam ibadah tetap lebih baik.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut beberapa hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang menjelaskan kenapa alasan sederhana dalam ibadah tetap lebih baik:
Baca juga: Kemhan Buka Seleksi Pendaftaran Komcad 2021
1. Shalat malam dalam keadaan mengantuk
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ يُصَلِّى فَلْيَرْقُدْ حَتَّى يَذْهَبَ عَنْهُ النَّوْمُ ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى وَهُوَ نَاعِسٌ لاَ يَدْرِى لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ فَيَسُبَّ نَفْسَهُ
“Jika salah seorang di antara kalian dalam keadaan mengantuk dalam shalatnya, hendaklah ia tidur terlebih dahulu hingga hilang ngantuknya. Karena jika salah seorang di antara kalian tetap shalat, sedangkan ia dalam keadaan mengantuk, ia tidak akan tahu, mungkin ia bermaksud meminta ampun tetapi ternyata ia malah mencela dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ibnu Hajar memberikan faedah untuk hadis di atas, “Hadis di atas menuntun kita untuk khusyu’ dalam shalat dan menghadirkan hati ketika melakukan ibadah. Hadits tersebut juga mengajarkan untuk menjauhi setiap yang dimakruhkan dalam shalat. Juga bolehnya berdoa dengan doa apa pun tanpa mesti mengkhususkan dengan doa tertentu.” (Fath Al-Bari, 1:315)
Baca juga: Studi: Terdapat Korelasi Antara Vitamin D dengan Penyakit Autoimun
2. Lebih baik berubah sedikit demi sedikit
Dari Hanzhalah Al-Usayyidiy, ia berkata, “Abu Bakar pernah menemuiku, lalu ia berkata padaku, “Bagaimana keadaanmu wahai Hanzhalah?” Aku menjawab, “Hanzhalah kini telah jadi munafik.” Abu Bakar berkata, “Subhanallah, apa yang engkau katakan?” Aku menjawab, “Kami jika berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami teringat neraka dan surga sampai-sampai kami seperti melihatnya di hadapan kami. Namun ketika kami keluar dari majelis Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kami bergaul dengan istri dan anak-anak kami, sibuk dengan berbagai urusan, kami pun jadi banyak lupa.” Abu Bakar pun menjawab, “Kami pun begitu.”
Lihat Juga :