Sihir, Senjata Orang Jahat untuk Merusak Hubungan Rumah Tangga
Kamis, 24 Juni 2021 - 13:58 WIB
ilustrasi. Foto istimewa
Salah satu senjata orang jahat adalah sihir, karena orang-orang jahat menggunakannya untuk merusak kehidupan manusia, termasuk merusak hubungan rumah tangga dan keluarga.
Baca juga: Doa Memohon Perlindungan dari Wabah agar Pandemi Segera Pergi
Dinukil dari “ Tis’un Wa Tis’una Fikrah li Hayah Zaujiyah Sa’idah”, karya : Dr. Musyabbab bin Fahd al-Ashimi, dijelaskan bahwa di antara ciri orang yang terkena sihir yaitu bila salah seorang suami-istri membenci pasangan hidupnya , tidak mau mendekati, bersikap atau berucap yang menyakitkan seperti memukul atau mencela hanya karena masalah sepele.
Karena sihir pula, ada kalanya ia melihat pasangannya dengan wajah yang buruk, selalu mencium bau tidak sedap darinya, atau mungkin merasa sangat tertekan saat memasuki rumah, serta hal-hal lain yang membuatnya membenci pasangannya. Ada kalanya salah satu dari suami atau istri mengidap penyakit yang tidak dikenal para dokter. Bahkan terkadang suami-istri bercerai disebabkan sihir.
Baca juga: Bolehkah Menyambung Bulu Mata? Bagaimana Hukumnya?
Karenanya, Islam sangat melarang praktek sihir dan haram hukumnya untuk dipelajari.
Allah ta’ala berfirman,
وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ
Baca juga: Adab dan Waktu yang Tepat Kala Memberi Nasehat
"....…Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya…(Qs. Al-Baqarah : 102)
Baca juga: Doa Memohon Perlindungan dari Wabah agar Pandemi Segera Pergi
Dinukil dari “ Tis’un Wa Tis’una Fikrah li Hayah Zaujiyah Sa’idah”, karya : Dr. Musyabbab bin Fahd al-Ashimi, dijelaskan bahwa di antara ciri orang yang terkena sihir yaitu bila salah seorang suami-istri membenci pasangan hidupnya , tidak mau mendekati, bersikap atau berucap yang menyakitkan seperti memukul atau mencela hanya karena masalah sepele.
Karena sihir pula, ada kalanya ia melihat pasangannya dengan wajah yang buruk, selalu mencium bau tidak sedap darinya, atau mungkin merasa sangat tertekan saat memasuki rumah, serta hal-hal lain yang membuatnya membenci pasangannya. Ada kalanya salah satu dari suami atau istri mengidap penyakit yang tidak dikenal para dokter. Bahkan terkadang suami-istri bercerai disebabkan sihir.
Baca juga: Bolehkah Menyambung Bulu Mata? Bagaimana Hukumnya?
Karenanya, Islam sangat melarang praktek sihir dan haram hukumnya untuk dipelajari.
Allah ta’ala berfirman,
وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ
Baca juga: Adab dan Waktu yang Tepat Kala Memberi Nasehat
"....…Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya…(Qs. Al-Baqarah : 102)
Lihat Juga :