Allah Ta'ala Mencintai Muslim yang Saling Menasehati

Minggu, 11 Juli 2021 - 05:00 WIB
ilustrasi. Foto istimewa
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan agar seorang muslim dapat saling memberi nasehat tentang kebenaran syariat Islam. Allah Ta'ala juga mencintai sesama muslim yang saling menasehati. Melalui Al-Qur'an yang disampaikan melalui Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahi 'alaihi wa sallam, sebelum orang Islam jatuh pada kerugian di akhirat maka harus diingatkan tentang kebenaran.

Baca juga: Yuk, Perbanyak Zikir Ini di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Sebagaimana firman Allah Ta'ala :

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."

(QS. Al 'Ashr, 1-3)

Begitulah Al-Qur'an mewahyukan. Begitulah Hadis mengajarkan. Agama itu adalah berisi ilmu-ilmu untuk saling menasehati. Agama Islam adalah agama nasehat. Semua sendi dalam agama Islam adalah nasehat. Dan setiap kita dalam agama ini, akan senantiasa menasehati dan dinasehati.

Baca juga: Perkara Amal Shaleh yang Tidak Boleh Ditunda-tunda

Sebagaimana dalam hadis dari Tamim Ad Dariy radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

الدين النصيحة قلنا : لمن ؟ قال : لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم

“Agama adalah nasehat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?”. Beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan umat muslim seluruhnya” (HR. Muslim).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!