Cicit Rasulullah SAW: Garis Keturunanku Tidak Menjamin Keamananku

Sabtu, 17 Juli 2021 - 18:41 WIB
Zainul Abidin mengatakan: “Wahai Thawus, garis keturunanku dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjamin keamananku setelah kudengar firman Allah, ‘..kemudian ditiup lagi sangsakala, maka tidak akan ada lagi pertalian nasab di antara mereka hari itu..” (Al-Kahfi: 99).

Adapun tentang syafaat kakekku, Allah telah menurunkan firman-Nya, “Mereka tiada memberi syafa’at melainkan kepada orang yang diridhai Allah.” (Al-Anbiya’: 28).

Sedangkan mengenai rahmat Allah, lihatlah firman-Nya,

“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik,” (Al-A’raf: 56).

Baca juga: Habib Bahar Keturunan Nabi Muhammad SAW ke-37, Berikut Silsilahnya

Konflik dengan Hasan

Takdir Allah menghendaki, ketakwaan Zainul Abidin tak terlampui orang lain. Kebijakannya, kedermawanannya dan sifat sabarnya. Tak heran bila kisah hidupnya senantiasa menyemarakkan buku-buku sejarah dan mengharumkan lembar-lembarnya dengan keluhuran budinya. Di antaranya adalah riwayat dari Hasan bin Hasan:

Pernah terjadi perselisihan antara aku dengan putra pamanku, Zainul Abidin. Kudatangi dia tatkala berada di masjid bersama sahabat-sahabatnya. Aku memakinya habis-habisan, tapi dia hanya diam membisu sampai aku pulang. Malam harinya ada orang mengetuk pintu rumahku. Aku membukanya untuk melihat siapa gerangan yang datang. Ternyata Zainul Abidin.

Tak aku sangsikan lagi, dia pasti akan membalas perlakuanku tadi siang. Namun ternyata dia hanya bicara, “Wahai saudaraku, bila ada yang Anda katakan tadi benar, semoga Allah mengampuniku. Dan jika yang Anda katakan tidak benar, semoga Dia mengampunimu…” Kemudian beliau berlalu setelah mengucapkan salam.

Merasa bersalah, aku mengejarnya dan berkata, “Sungguh, aku tidak akan mengulangi kata-kata yang tidak Anda sukai.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!