Tata Cara Mandi Wajib dan 3 Hal yang Harus Diperhatikan
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:49 WIB
2. Menghilangkan najis yang melekat di badan.
3. Meratakan (mengguyurkan) air ke seluruh tubuh.
Berikut Tata Cara Mandi Wajib
1. Dimulai dengan membaca Basmalah lalu berniat dengan lafaz: Nawaitul Ghusla Lirof'il Hadatsil Akbari Minal Jinabati Fardhon Lillahi Ta'ala. Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala. Disunnahkan menghadap ke Kiblat.
2. Mencuci tangan sebanyak tiga kali sebelum dimasukkan ke bejana atau sebelum mandi.
3. Mencuci kemaluan untuk menghilangkan najis baik depan maupun belakang. Karena mungkin saja ada bekas mani di sekitar kemaluan depan, atau mungkin sebelum mandi melakukan aktivitas BAB terlebih dahulu sehingga harus dibersihkan. Terlebih bagi perempuan yang mandi setelah haidh atau nifas, dianjurkan untuk membersihkan sisa-sisa najis dengan sabun atau sejenisnya.
4. Berwudhu seperti wudhu sholat. Hanya saja ada sedikit perbedaan di antara para ulama, apakah membasuh kakinya didahulukan atau diakhirkan setelah selesai mandi.
5. Mengambil air lalu meggosokkan jari-jari ke sela-sela rambut hingga mengenai kulit kepala dan jenggot (bagi yang ada). Ini untuk memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang tidak terkena air.
6. Membasuh kepala tiga kali, agar dipastikan bahwa semua rambut dan kulit kepala terkena air.
7. Lalu meratakan air ke seluruh tubuh sambil menggosokkan tangan ke semua badan, dan dimulai dari sebelah kanan sebanyak tiga kali.
3. Meratakan (mengguyurkan) air ke seluruh tubuh.
Berikut Tata Cara Mandi Wajib
1. Dimulai dengan membaca Basmalah lalu berniat dengan lafaz: Nawaitul Ghusla Lirof'il Hadatsil Akbari Minal Jinabati Fardhon Lillahi Ta'ala. Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala. Disunnahkan menghadap ke Kiblat.
2. Mencuci tangan sebanyak tiga kali sebelum dimasukkan ke bejana atau sebelum mandi.
3. Mencuci kemaluan untuk menghilangkan najis baik depan maupun belakang. Karena mungkin saja ada bekas mani di sekitar kemaluan depan, atau mungkin sebelum mandi melakukan aktivitas BAB terlebih dahulu sehingga harus dibersihkan. Terlebih bagi perempuan yang mandi setelah haidh atau nifas, dianjurkan untuk membersihkan sisa-sisa najis dengan sabun atau sejenisnya.
4. Berwudhu seperti wudhu sholat. Hanya saja ada sedikit perbedaan di antara para ulama, apakah membasuh kakinya didahulukan atau diakhirkan setelah selesai mandi.
5. Mengambil air lalu meggosokkan jari-jari ke sela-sela rambut hingga mengenai kulit kepala dan jenggot (bagi yang ada). Ini untuk memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang tidak terkena air.
6. Membasuh kepala tiga kali, agar dipastikan bahwa semua rambut dan kulit kepala terkena air.
7. Lalu meratakan air ke seluruh tubuh sambil menggosokkan tangan ke semua badan, dan dimulai dari sebelah kanan sebanyak tiga kali.
Lihat Juga :