Teguran Tuhan kepada Hasan Al-Bashri Lewat Mimpi: Tuhan Melihat Hatimu

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 06:53 WIB
"Terimakasih," kata darwis yang lain itu dengan rendah hati.

Darwis pertama turun ke perahunya lagi, sangat puas, sebab baru saja berbuat amal. Bagaimana pun kalau orang bisa mengulang-ulang ungkapan rahasia itu dengan benar, maka ada kemungkinan ia bisa berjalan di atas air. Hal itu memang belum pernah disaksikannya sendiri, tetapi berdasarkan alasan tertentu- darwis pertama itu ingin sekali bisa melakukannya. Kini ia tak mendengar lagi suara gubuk alang-alang itu, tapi ia yakin bahwa nasehatnya telah dilaksanakan sebaik-baiknya.

Kemudian didengarnya lagi ucapan u ya hu yang keliru itu ketika darwis yang di pulau tersebut mulai mengulang-ulang ucapannya. Ketika darwis pertama merenungkan hal itu, memikirkan betapa manusia memang suka bersikeras mempertahankan kekeliruan, tiba-tiba disaksikannya pemandangan yang menakjubkan. Dari arah pulau itu, darwis kedua tadi tampak menuju perahunya, berjalan di atas air.

Karena takjubnya, ia pun berhenti mendayung. Darwis kedua pun mendekatinya, katanya, "Saudara, maaf saya mengganggu Anda. Saya datang untuk menanyakan cara yang benar untuk mengucapkan ungkapan yang Anda beritahukan kepada saya tadi; sulit benar rasanya mengingat-ingatnya."

Baca juga: Kisah Imam Hasan Al-Bashri dan Perempuan yang Bebas dari Azab Kubur
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!