Ketika Hasan al-Basri dengan Rabiah al-Adawiyah Saling Tunjukkan Karamah

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 09:10 WIB
Ilustrasi Rabiah Al-Adawiyah: Meskipun jarak usia Rabiah terpaut cukup jauh dengan Hasan al-Basri yang lahir pada tahun 642 M, namun dalam banyak kisah, keduanya digambarkan pernah bertemu dan memiliki kedekatan sebagai sesama sufi. (Photo ilustrasi Theg
Suatu ketika dua sufi besar Hasan al-Basri dan Rabiah al-Adawiyah bertemu. Keduanya sempat pamer kesaktian ( karamah ). Kisah ini diceritakan Farid al-Din Attar dalam bukunya berjudul Tadhkirat al-Auliya’ dan telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh A. J. Arberry menjadi Muslim Saints and Mystics.

Baca juga: Ketika Ibrahim bin Adham Menangis Pilu dan Tiket Masuk Surga

Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita pertama yang melegenda. Dia dilahirkan di Basra, Iraq, pada era Dinasti Abbasiyah berkuasa.

Farid al-Din Attar menyebut tahun kelahiran Rabiah al-Adawiyah pada tahun 752 M. Namun Sophia Pandya dalam bukunya Rabia al-Adawiyya menyebut 717 M. [Sophia Pandya, Rabia al-Adawiyya, dalam Juan E. Campo, Encyclopedia of Islam (Facts On File, 2009)]

Meskipun jarak usianya terpaut cukup jauh dengan Hasan al-Basri yang lahir pada tahun 642 M, namun dalam banyak kisah, keduanya digambarkan pernah bertemu dan memiliki kedekatan sebagai sesama sufi.

Farid al-Din Attar menceritakan:

Pada hari lain Rabiah melewati rumah Hasan. Ketika itu Hasan sedang termenung di jendela, dia menangis dan air matanya jatuh ke pakaian Rabiah. Rabiah melihat ke atas, pada awalnya dia berpikir bahwa itu adalah hujan; kemudian, menyadari bahwa itu adalah air mata Hasan, dia menoleh padanya dan memanggilnya.

“Guru, tangisan ini adalah tanda kelesuan spiritual. Jagalah air matamu, jika tidak, di dalam dirimu akan menggelora samudra sehingga engkau tidak dapat lagi mengenal dirimu dan hanya melalui Raja yang maha perkasa engkau dapat menemukannya kembali,” kata Rabiah.

Kata-kata Rabiah membuat Hasan menderita, namun dia tetap diam.

Lalu suatu hari Hasan melihat Rabiah ketika dia sedang berada di dekat sebuah danau. Sambil melemparkan sajadahnya ke atas permukaan air, dia memanggil, “Rabiah, ke sini! Mari kita shalat dua rakaat di atasnya!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!