Kisah Sufi: Segala Kebajikan Dijalankan, Sayangnya Kurang Perhatian

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:00 WIB
loading...
Kisah Sufi: Segala Kebajikan...
Sebelum mata lelaki itu benar-benar terbuka kembali, gerbang itu pun tertutup dengan suara gemuruh yang cukup dahsyat untuk membangunkan orang mati. Ilustrasi: AI
A A A
Zaman dahulu ada seorang lelaki baik hati. Ia telah menjalani hidupnya dengan melakukan segala hal yang memungkinkan orang masuk surga. Ia menolong orang miskin, mengasihi sesamanya, dan melayani mereka.

Mengingat pentingnya kesabaran, ia bertahan menanggung kesulitan besar yang terkadang tak terduga, dan sering kali ini dilakukannya demi kebahagian orang lain.

Ia pun berkelana ke berbagai tempat untuk mendapatkan pengetahuan. Kerendahan hati dan perilakunya yang pantas ditiru dikenal dari Timur ke Barat dan dari Utara ke Selatan; orang-orang memujinya sebagai seorang bijaksana dan warga yang baik.

Segala kebajikan ia jalankan kapan pun ia ingat untuk melakukannya. Namun, ia mempunyai satu kekurangan yaitu kurang perhatian.

Baca juga: Kisah Sufi Suhrawardi: Burung dan Telur

Kecenderungan ini memang tidak begitu kuat, ia menyadarinya, dan bila dibandingkan dengan semua kelebihanya, kekurangan itu sungguh hanyalah cacat kecil saja.

Ada sejumlah orang miskin yang belum ditolongnya, sebab dari waktu ke waktu ia kurang perhatian terhadap kebutuhan mereka. Cinta kasih dan pelayanan pun kadang terlupakan apabila apa yang dipikirkannya adalah keperluan atau hasrat pribadi yang muncul dalam dirinya.

Ia suka sekali tidur. Dan kadang-kadang ketika ia sedang tidur, kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan, atau memahaminya, atau melaksanakan kerendahan hati, atau menambahkan jumlah tindakan-tindakannya yang baik, kesempatan-kesempatan serupa itu lewat begitu saja, dan tidak kembali lagi.

Sama seperti karakternya yang baik meninggalkan kesan pada diri sejatinya, begitu pula karakternya yang buruk tadi.

Kemudian, ia meninggal. Menyadari dirinya berada di alam baka, dan sedang berjalan menuju pintu-pintu Taman Bertembok, orang itu berhenti sebentar. Ia menguji kata hatinya. Ia merasa mempunyai kesempatan yang besar untuk memasuki Gerbang Mulia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Cincin Saturnus Akan...
Cincin Saturnus Akan Menghilang Akhir Pekan Ini, Berikut Penjelasannya
Gumpalan Putih Misterius...
Gumpalan Putih Misterius di Pantai Bikin Bingung Para Ilmuwan
Melintasi Sembilan Negara,...
Melintasi Sembilan Negara, Sungai Nil Saksi Angkara Murka Firaun
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved