Perbanyak Baca Shalawat dan Raih Keutamaannya yang Luar Biasa
Senin, 18 Oktober 2021 - 14:09 WIB
Saat sebuah majelis majelis yang di dalamnya melantunkan shalawat, maka majelis tersebut akan dipenuhi oleh cahaya (iman) dan akan dihadiri oleh para malaikat. Cahaya rahmat akan terus menerus turun dalam majelis tersebut. Bukan hanya itu saja, semua amalan baik di dalamnya juga langsung diangkat kepada Allah Ta’ala.
Ada sebuah hadis yang menjelaskan akibat yang akan didapatkan jika dalam suatu majelis berpisah tanpa membaca shalawat. Hadis tersebut berbunyi,
“Mereka yang berkumpul (di suatu majlis) lalu berpisah dengan tanpa dzikir kepada Allah dan membaca shalawat kepada Nabi, maka mereka seperti membawa sesuatu yang lebih buruk dari bangkai.” (HR Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Nasa'i).
3. Mendapatkan syafaat dari Rasulullah
Shalawat dan salam adalah bagian dari penghormatan (tahiyyah), maka saat kita diperintah oleh Allah untuk membaca shalawat maka di situ kita mendoakan Nabi Muhammad. Kemudian wajib atas Nabi Muhammad melakukan hal yang sama, yakni mendoakan kepada orang yang membaca shalawat kepadanya.
Hal ini diterangkan dalam QS. An Nisa: 86:
“Maka lakukanlah penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau kembalikanlah penghormatan itu.” (QS. An Nisa’: 86)
Doa dari Nabi inilah yang kemudian dinamakan syafaat. Berbagai ulama sudah sepakat bahwa doa Nabi tidak akan ditolak oleh Allah. Maka dari itu, Allah tentunya akan menerima syafaat beliau kepada setiap orang yang membaca shalawat.
Baca juga: Agar Hujan Menjadi Berkah, Amalkan 5 Sunnah Rasulullah Ini
4. Didoakan oleh malaikat
Ada sebuah hadis yang menjelaskan akibat yang akan didapatkan jika dalam suatu majelis berpisah tanpa membaca shalawat. Hadis tersebut berbunyi,
“Mereka yang berkumpul (di suatu majlis) lalu berpisah dengan tanpa dzikir kepada Allah dan membaca shalawat kepada Nabi, maka mereka seperti membawa sesuatu yang lebih buruk dari bangkai.” (HR Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Nasa'i).
3. Mendapatkan syafaat dari Rasulullah
Shalawat dan salam adalah bagian dari penghormatan (tahiyyah), maka saat kita diperintah oleh Allah untuk membaca shalawat maka di situ kita mendoakan Nabi Muhammad. Kemudian wajib atas Nabi Muhammad melakukan hal yang sama, yakni mendoakan kepada orang yang membaca shalawat kepadanya.
Hal ini diterangkan dalam QS. An Nisa: 86:
وَاِذَا حُيِّيۡتُمۡ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوۡا بِاَحۡسَنَ مِنۡهَاۤ اَوۡ رُدُّوۡهَا ؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ حَسِيۡبًا
“Maka lakukanlah penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau kembalikanlah penghormatan itu.” (QS. An Nisa’: 86)
Doa dari Nabi inilah yang kemudian dinamakan syafaat. Berbagai ulama sudah sepakat bahwa doa Nabi tidak akan ditolak oleh Allah. Maka dari itu, Allah tentunya akan menerima syafaat beliau kepada setiap orang yang membaca shalawat.
Baca juga: Agar Hujan Menjadi Berkah, Amalkan 5 Sunnah Rasulullah Ini
4. Didoakan oleh malaikat
Lihat Juga :