Mencari Teman untuk Curhat yang Sesuai Syariat

Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:23 WIB
Baca juga: Sering Berghibah? Berikut Cara-cara Bertaubat dari Dosa Ini

Jadi, bisa disimpulkan hukum curhat dilarang dalam Islam karena sama saja membuka aib diri sendiri atau orang lain. Selain itu, curhat ke pasangan orang lain juga membuka peluang terjadinya zina . Oleh karena itu, seberat apapun masalahnya, curhat langsung kepada Allah Ta’ala.

Curhat di Medsos

Lantas bagaimana pula bila curhatnya dilampiaskan di medsos? Ustadz Abul Aswad Al Bayati dari lembaga Bimbingan Islam menjelaskan, curhat di sosmed sangat tidak menganjurkannya, karena terkadang atau seringnya justru menimbulkan efek yang tidak baik. Seperti mengungkap aib diri sendiri dan aib orang lain, menjadi sebab timbulnya ghibah, fitnah, caci maki, dan lain-lain.

Belum lagi curhat di sosmed ini mendorong manusia untuk senantiasa mencari simpati manusia yang merusak keikhlasan. Dan menjadi sebab masuknya keburukan dalam diri kita keburukan dari orang-orang yang berpenyakit di dalam hatinya.

Belum lagi jika ada orang yang hasad, iri dengki kepada kita lalu berusaha menimpakan bahaya kepada kita dan keluarga kita. Dan bahaya-bahaya lainnya. "Kecuali jika maksud kita curhat untuk mendapatkan nasehat dari orang yang kita pandang bijaksana, berilmu dan kaya pengalaman hidup maka tidak mengapa menyampaikan kesedihan kepadanya secara personal. Namun ini hanya anjuran saja dan kami tak berani mengatakan haramnya perbuatan curhat di sosmed wal ilmu indallah,"ungkapnya.

Baca juga: Mengulang-ulang Taubat, Bolehkah Dilakukan?

Wallahu A’lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!