Buah Zaqqum: Hidangan buat Penghuni di Neraka, Naudzubillah Min Dzalik
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 10:29 WIB
66. Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).
67. Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
68. Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
Baca juga: 9 Tanaman Pembawa Kekayaan Menurut Islam (2)
Al-Qurthubi dalam kitabnya Jami’ li Ahkam al-Qur’an menjelaskan bahwa zaqqum adalah sejenis pohon yang tumbuh di dasar neraka.
Prof Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah menuliskan, para ulama menjelaskan kata az-zaqqum diduga berasal dari kata az-zuqmah yaitu penyakit lepra. Ada juga yang berpendapat jika zaqqum diambil dari kata at-tazaqqum, yakni upaya menelan sesuatu yang sangat tidak disukai.
Para ulama menggambarkan pohon zaqqum sebagai pohon kecil dengan dedaunan yang sangat busuk aromanya. Getahnya mengakibatkan bengkak bila menyentuh badan manusia. Pohon ini ditemukan di beberapa daerah tandus dan padang pasir. Meski demikian, Quraish Shihab menjelaskan, zaqqum yang dimaksud Al-Quran bukan termasuk pohon tersebut. Pohon zaqqum yang dimaksud Al-Quran tumbuh di dasar neraka.
Al-Quran bahkan menggambarkan kengerian zaqqum dengan ‘Mayangnya seperti kepala-kepala setan’.
Prof M Yunan Yusuf dalam Tafsir Alquran Juz 23 menjelaskan, citra yang dimunculkan Al-Quran lewat Rasulullah SAW yakni buah Zaqqum yang menakutkan. Mayangnya, yakni tandan buahnya seperti bentuk kepala-kepala setan yang mengerikan.
Sayyid Quthb memahami ayat ini dengan menjelaskan, jika manusia tidak mengetahui bagaimana rupa kepala setan. Namun, ia tentu mengerikan. Sekadar membayangkannya saja sudah mengundang ketakutan. Bagaimana bila kepala-kepala mengerikan itu mereka makan. Mereka memenuhi perut dengan hidangan darinya. Untuk itu, efek psikologis yang hendak dituju lewat informasi tersebut adalah agar setiap manusia menghindarkan diri dari jalan-jalan yang membuat seseorang akan memakan buah zaqqum itu.
ثُمَّ اِنَّ لَهُمۡ عَلَيۡهَا لَشَوۡبًا مِّنۡ حَمِيۡمٍۚ
67. Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
ثُمَّ اِنَّ مَرۡجِعَهُمۡ لَا۟اِلَى الۡجَحِيۡمِ
68. Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
Baca juga: 9 Tanaman Pembawa Kekayaan Menurut Islam (2)
Al-Qurthubi dalam kitabnya Jami’ li Ahkam al-Qur’an menjelaskan bahwa zaqqum adalah sejenis pohon yang tumbuh di dasar neraka.
Prof Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah menuliskan, para ulama menjelaskan kata az-zaqqum diduga berasal dari kata az-zuqmah yaitu penyakit lepra. Ada juga yang berpendapat jika zaqqum diambil dari kata at-tazaqqum, yakni upaya menelan sesuatu yang sangat tidak disukai.
Para ulama menggambarkan pohon zaqqum sebagai pohon kecil dengan dedaunan yang sangat busuk aromanya. Getahnya mengakibatkan bengkak bila menyentuh badan manusia. Pohon ini ditemukan di beberapa daerah tandus dan padang pasir. Meski demikian, Quraish Shihab menjelaskan, zaqqum yang dimaksud Al-Quran bukan termasuk pohon tersebut. Pohon zaqqum yang dimaksud Al-Quran tumbuh di dasar neraka.
Al-Quran bahkan menggambarkan kengerian zaqqum dengan ‘Mayangnya seperti kepala-kepala setan’.
Prof M Yunan Yusuf dalam Tafsir Alquran Juz 23 menjelaskan, citra yang dimunculkan Al-Quran lewat Rasulullah SAW yakni buah Zaqqum yang menakutkan. Mayangnya, yakni tandan buahnya seperti bentuk kepala-kepala setan yang mengerikan.
Sayyid Quthb memahami ayat ini dengan menjelaskan, jika manusia tidak mengetahui bagaimana rupa kepala setan. Namun, ia tentu mengerikan. Sekadar membayangkannya saja sudah mengundang ketakutan. Bagaimana bila kepala-kepala mengerikan itu mereka makan. Mereka memenuhi perut dengan hidangan darinya. Untuk itu, efek psikologis yang hendak dituju lewat informasi tersebut adalah agar setiap manusia menghindarkan diri dari jalan-jalan yang membuat seseorang akan memakan buah zaqqum itu.
Lihat Juga :