Suku Indian Islam (3): Bukti Adanya Pengaruh Muslim di Benua Amerika
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 18:01 WIB
Ilustrasi penjelajah Muslim dari Afrika ketika menginjakkan kakinya di Benua Amerika sebelum Christopher Columbus datang. Foto/dok wordpress.com
Amerika bukanlah sebuah "Dunia Baru" bagi Islam. Sebab, 603 tahun sebelum Christopher Columbus menemukan benua Amerika, penjelajah Muslim dari Afrika Barat telah membangun peradaban di Amerika.
Bukti adanya pengaruh Islam di Benua Amerika dapat kita lihat dari litarutur sejarah. Orang-orang Indian pada masa lampau, terutama suku Cherokee telah mengenal nilai-nilai Islami.
Namun, seiring perjalanan waktu, Suku Indian Amerika ini disingkirkan oleh pendatang kulit putih. Demikian keterangan dari berbagai sumber sejarawan.
Baca Juga: Suku Indian Islam (1): Penjelajah Muslim Temukan Amerika Sebelum Columbus Tiba
Pengaruh Islam di Benua Amerika
Dikutip dari islamidia.co dan beberapa keterangan ahli sejarah, bukti pengaruh Islam sejak lama telah ada di Benua Amerika dapat kita temukan, cobalah membuka peta Amerika. Telitilah nama tempat yang ada di Negeri Paman Sam itu.
Sebagai umat Islam, tentu kita akan dibuat terkejut. Ternyata begitu banyak nama tempat dan kota yang menggunakan kata-kata yang berakar dan berasal dari bahasa umat Islam, yakni Bahasa Arab.
Tak percaya? Cobalah wilayah Los Angeles. Di daerah itu ternyata terdapat nama-nama kawasan yang berasal dari pengaruh umat Islam. Sebut saja, ada kawasan bernama Alhambra. Bukankah Alhambra adalah nama istana yang dibangun peradaban Islam di Cordoba?
Selain itu, ada nama teluk yang dinamai El Morro serta Alamitos. Tak cuma itu, ada pula nama tempat seperti; Andalusia, Attilla, Alla, Aladdin, Albany, Alcazar, Alameda, Alomar, Almansor, Almar, Alva, Amber, Azure, dan La Habra.
Setelah itu, mari kita bergeser ke bagian tengah Amerika. Mulai dari selatan hingga Illinois juga terdapat nama-nama kota yang bernuansa Islami seperti; Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma. Malah, di negara bagian Washington terdapat nama kota Salem.
Pengaruh Islam lainnya pada penamaan tempat atau wilayah di Amerika juga sangat kental terasa pada penamaan Karibia (berasal dari bahasa Arab). Di kawasan Amerika Tengah, misalnya, terdapat nama wilayah Jamaika dan Kuba.
Muncul pertanyaan, apakah nama Kuba itu berawal dan berakar dari kata Quba, masjid pertama yang dibangun Rasulullah adalah Masjid Quba. Negara Kuba beribu kota La Habana (Havana).
Di benua Amerika pun terdapat sederet nama pula yang berakar dari bahasa Peradaban Islam seperti pulau Grenada, Barbados, Bahama, serta Nassau. Di kawasan Amerika Selatan terdapat nama kota-kota Cordoba (di Argentina), Alcantara (di Brazil), Bahia (di Brazil dan Argentina). Ada pula nama pegunungan Absarooka yang terletak di pantai barat.
Bukti adanya pengaruh Islam di Benua Amerika dapat kita lihat dari litarutur sejarah. Orang-orang Indian pada masa lampau, terutama suku Cherokee telah mengenal nilai-nilai Islami.
Namun, seiring perjalanan waktu, Suku Indian Amerika ini disingkirkan oleh pendatang kulit putih. Demikian keterangan dari berbagai sumber sejarawan.
Baca Juga: Suku Indian Islam (1): Penjelajah Muslim Temukan Amerika Sebelum Columbus Tiba
Pengaruh Islam di Benua Amerika
Dikutip dari islamidia.co dan beberapa keterangan ahli sejarah, bukti pengaruh Islam sejak lama telah ada di Benua Amerika dapat kita temukan, cobalah membuka peta Amerika. Telitilah nama tempat yang ada di Negeri Paman Sam itu.
Sebagai umat Islam, tentu kita akan dibuat terkejut. Ternyata begitu banyak nama tempat dan kota yang menggunakan kata-kata yang berakar dan berasal dari bahasa umat Islam, yakni Bahasa Arab.
Tak percaya? Cobalah wilayah Los Angeles. Di daerah itu ternyata terdapat nama-nama kawasan yang berasal dari pengaruh umat Islam. Sebut saja, ada kawasan bernama Alhambra. Bukankah Alhambra adalah nama istana yang dibangun peradaban Islam di Cordoba?
Selain itu, ada nama teluk yang dinamai El Morro serta Alamitos. Tak cuma itu, ada pula nama tempat seperti; Andalusia, Attilla, Alla, Aladdin, Albany, Alcazar, Alameda, Alomar, Almansor, Almar, Alva, Amber, Azure, dan La Habra.
Setelah itu, mari kita bergeser ke bagian tengah Amerika. Mulai dari selatan hingga Illinois juga terdapat nama-nama kota yang bernuansa Islami seperti; Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma. Malah, di negara bagian Washington terdapat nama kota Salem.
Pengaruh Islam lainnya pada penamaan tempat atau wilayah di Amerika juga sangat kental terasa pada penamaan Karibia (berasal dari bahasa Arab). Di kawasan Amerika Tengah, misalnya, terdapat nama wilayah Jamaika dan Kuba.
Muncul pertanyaan, apakah nama Kuba itu berawal dan berakar dari kata Quba, masjid pertama yang dibangun Rasulullah adalah Masjid Quba. Negara Kuba beribu kota La Habana (Havana).
Di benua Amerika pun terdapat sederet nama pula yang berakar dari bahasa Peradaban Islam seperti pulau Grenada, Barbados, Bahama, serta Nassau. Di kawasan Amerika Selatan terdapat nama kota-kota Cordoba (di Argentina), Alcantara (di Brazil), Bahia (di Brazil dan Argentina). Ada pula nama pegunungan Absarooka yang terletak di pantai barat.
Lihat Juga :