3 Tingkatan Kaum Mukmin yang Mewarisi Al-Qur'an
Senin, 06 Desember 2021 - 17:01 WIB
Al-Quran adalah karunia terbesar Allah yang diwariskan kepada umat Nabi Muhammad, yang tidak diberi kepada umat sebelumnya. Foto/Ist
Dalam satu ayat disebutkan bahwa umat Nabi Muhammad yang mewarisi Al-Qur'an terdiri dari tiga tingkatan. Untuk diketahui, Kitabullah yang diwariskan kepada umat Nabi Muhammad itu merupakan karunia besar Allah Ta'ala yang tidak diberikan kepada umat lain.
Mari kita simak firman-Nya:
"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar." (QS Al-Fathir Ayat 32)
Para ahli tafsir menjelaskan ayat ini, di mana Allah telah memuliakan umat Rasulullah SAW melebihi kemuliaan yang diperoleh umat sebelumnya. Kemuliaan itu tergantung kepada sejauh mana ajaran Rasulullah mereka amalkan.
Dalam tafsir Kemenag dijelaskan tiga tingkatan orang mukmin yang mengamalkan (mewarisi) Al-Qur'an, yaitu:
1. Orang yang Zalim kepada Dirinya.
Maksudnya orang yang mengerjakan perbuatan wajib dan juga tidak meninggalkan perbuatan yang haram.
2. Muqtashid.
Artinya orang-orang yang melaksanakan segala kewajiban dan meninggalkan larangan-larangan Allah, tetapi terkadang ia tidak mengerjakan perbuatan yang dipandang sunnah. Atau masih mengerjakan sebagian pekerjaan yang dipandang makruh.
Mari kita simak firman-Nya:
ثُمَّ اَوۡرَثۡنَا الۡكِتٰبَ الَّذِيۡنَ اصۡطَفَيۡنَا مِنۡ عِبَادِنَاۚ فَمِنۡهُمۡ ظَالِمٌ لِّنَفۡسِهٖۚ وَمِنۡهُمۡ مُّقۡتَصِدٌ ۚ وَمِنۡهُمۡ سَابِقٌۢ بِالۡخَيۡرٰتِ بِاِذۡنِ اللّٰهِؕ ذٰلِكَ هُوَ الۡفَضۡلُ الۡكَبِيۡرُؕ
"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar." (QS Al-Fathir Ayat 32)
Para ahli tafsir menjelaskan ayat ini, di mana Allah telah memuliakan umat Rasulullah SAW melebihi kemuliaan yang diperoleh umat sebelumnya. Kemuliaan itu tergantung kepada sejauh mana ajaran Rasulullah mereka amalkan.
Dalam tafsir Kemenag dijelaskan tiga tingkatan orang mukmin yang mengamalkan (mewarisi) Al-Qur'an, yaitu:
1. Orang yang Zalim kepada Dirinya.
Maksudnya orang yang mengerjakan perbuatan wajib dan juga tidak meninggalkan perbuatan yang haram.
2. Muqtashid.
Artinya orang-orang yang melaksanakan segala kewajiban dan meninggalkan larangan-larangan Allah, tetapi terkadang ia tidak mengerjakan perbuatan yang dipandang sunnah. Atau masih mengerjakan sebagian pekerjaan yang dipandang makruh.
Lihat Juga :