Surat Yasin Ayat 30-31: Belajar dari Kisah-Kisah Terdahulu

Kamis, 09 Desember 2021 - 17:42 WIB
Surat Yasin ayat 30-31 mengingatkan akan pentingnya mengambil hikmah kisah-kisah terdahulu. (Foto/Ilustrasi : Dok. SINDOnews)
Surat Yasin ayat 30-31 mengingatkan akan pentingnya mengambil hikmah kisah-kisah terdahulu. Dua ayat ini menyinggung orang-orang yang mengolok-olok para utusan Allah SWT dan endingnya mereka menyesal di akhirat.

Pada ayat sebelumnya, Surat Yasin 28-29 mengulas bagaimana kaum Antokiah akhirnya dibinasakan oleh Allah cukup dengan sekali teriakan, mereka pun mati seketika. Tanpa perlu menurunkan bala tentara-Nya untuk menyiksa kaum tersebut. Ini sebagai bentuk kehinaan kepada kaum yang congkak padahal mereka begitu kerdil dihadapan Allah.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 28-29: Satu Teriakan Menghabisi Penduduk Antokiah

Allah berfirman:

يٰحَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِۚ مَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ

اَلَمْ يَرَوْا كَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنَ الْقُرُوْنِ اَنَّهُمْ اِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُوْنَ


Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka. ( QS Yasin : 30-31 )

Laman Tafsir Al-Quran menjelaskan secara umum dua ayat ini menyinggung orang-orang yang mengolok-olok para utusan Allah SWT dan ending-nya akan menyesal di akhirat. Seharunya mereka belajar kepada kaum-kaum terdahulu yang telah dibinasakan karena kasus yang sama, dan menyadari kalau mereka itu tidak bisa kembali untuk menebus kesalahannya.

Menurut Imam al-Wahidi dalam "Tafsir Al-Basith", kata hasratan menunjukkan penyesalan yang besar bagi setiap hamba, dan penyesalan ini akan dirasakan kelak di akhirat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!