Sifat Bunglon, 2 Wajah, 2 Lisan yang Sering Diremehkan Dosanya
Kamis, 16 Desember 2021 - 08:37 WIB
Bunglon adalah hewan yang setiap waktu atau setiap hari bisa berubah-ubah warnanya. Sifat hewan ini, ternyata banyak dimiliki sebagian kaum wanita. Foto ilustrasi/ist
Bunglon adalah hewan yang setiap waktu atau setiap hari bisa berubah-ubah warnanya. Sifat hewan ini, ternyata banyak dimiliki sebagian kaum wanita, yang ironisnya adalah sifat tercela.
Dia datang kepada orang-orang dengan warna tertentu, kemudian pergi kepada orang lain dengan warna lainnya. Dia tidak memiliki pendirian. Dia tampakkan kecintaan dan suka memberi nasehat kepada suatu kaum, begitu bergantung dan takut kepadanya.
Baca juga: Wanita yang Kepalanya Seperti Punuk Unta, Apa Maksudnya?
Namun ketika sudah berpisah dari mereka, berubahlah sikapnya menjadi permusuhan. Dia cela dan caci maki mereka. Dia tampakkan aib mereka. Dan dia beberkan rahasia mereka. Demikian pula yang dilakukannya terhadap orang lain.
Sikap bunglon wanita ini ditegaskan Syaik Abdul Lathif bin Hajis Al Ghomidi dalam kitab 'Mukhalafat Nisaiyyah, 100 Mukhalafah Taqa’u Fiihal Katsir Minan Nisa’ Bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah' sebagai salah satu dosa yang sering diremehkan kaum wanita.
Dari ‘Ammar bin Yasir radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Nabi-Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
"Barangsiapa mempunyai dua wajah ketika di dunia, niscaya pada hari kiamat nanti dia akan mempunyai dua lisan dari api Neraka (Shahih Sunan Abi Dawud)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
Dia datang kepada orang-orang dengan warna tertentu, kemudian pergi kepada orang lain dengan warna lainnya. Dia tidak memiliki pendirian. Dia tampakkan kecintaan dan suka memberi nasehat kepada suatu kaum, begitu bergantung dan takut kepadanya.
Baca juga: Wanita yang Kepalanya Seperti Punuk Unta, Apa Maksudnya?
Namun ketika sudah berpisah dari mereka, berubahlah sikapnya menjadi permusuhan. Dia cela dan caci maki mereka. Dia tampakkan aib mereka. Dan dia beberkan rahasia mereka. Demikian pula yang dilakukannya terhadap orang lain.
Sikap bunglon wanita ini ditegaskan Syaik Abdul Lathif bin Hajis Al Ghomidi dalam kitab 'Mukhalafat Nisaiyyah, 100 Mukhalafah Taqa’u Fiihal Katsir Minan Nisa’ Bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah' sebagai salah satu dosa yang sering diremehkan kaum wanita.
Dari ‘Ammar bin Yasir radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Nabi-Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
مَنْ كَانَ لَهُ وَجْهَانِ فِى الدُّنْيَا كَانَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لِسَانَانِ مِنْ نَارٍ
"Barangsiapa mempunyai dua wajah ketika di dunia, niscaya pada hari kiamat nanti dia akan mempunyai dua lisan dari api Neraka (Shahih Sunan Abi Dawud)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
تَجِدُ مِنْ شَرِّ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ اللهِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلاَءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلاَءِ بِوَجْهٍ
Lihat Juga :