Inilah Hikmah Umur Pendek Umat Nabi Muhammad

Jum'at, 17 Desember 2021 - 15:50 WIB
Keumuman ajal umat Rasulullah ini antara umur 60 hingga 70 tahun, dengan bukti keadaan yang bisa disaksikan, bahkan di antara umat ini ada yang (mati) sebelum mencapai umur 60 tahun. Foto ilustrasi/ist
Allah Subhanahu wa ta’ala menakdirkan bahwa umur atau usia umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, tidak sepanjang umur umat terdahulu. Yang demikian mengandung hikmah yang terkadang tidak diketahui oleh hambanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَعْمَارُ أُمَّتِـي مَا بَيْنَ السِّتِّيْنَ إِلَى السَّبْعِيْنَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ


“Umur-umur umatku antara 60 hingga 70, dan sedikit dari mereka yang melebihi itu.” (HR At-Tirmidzi)

Baca juga: Bersyukurlah! Ini 10 Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW

Maksud dari hadis ini adalah bahwa keumuman ajal umat Rasulullah ini antara umur 60 hingga 70 tahun, dengan bukti keadaan yang bisa disaksikan. Di antara umat ini ada yang (mati) sebelum mencapai umur 60 tahun. Ini termasuk dari rahmat Allah Subhanahu wa ta’ala dan kasih sayang-Nya supaya umat ini tidak terlibat dengan kehidupan dunia kecuali sebentar. Sebab, umur, badan dan rezeki umat-umat terdahulu lebih besar sekian kali lipat dibandingkan umat ini.

Seperti kita ketahui dalam literatur peradaban manusia, umat nabi-nabi terdahulu ada yang diberi umur hingga seribu tahun, panjang tubuhnya mencapai lebih dari 80 hasta atau kurang. Satu biji gandum besarnya seperti pinggang sapi. Mereka mengambil dari kehidupan dunia sesuai dengan jasad dan umur mereka, sehingga mereka sombong dan berpaling dari Allah Ta’ala. Manusia pun terus mengalami penurunan bentuk fisik, rezeki, dan ajal.

Menukil ucapan Imam ath-Thibi rahimahullah seperti dalam Faidhul Qadir Syarh al-Jami’ ash-Shaghir mengatakan, sebagai umat yang terakhir, yang mengambil rezeki sedikit, dengan badan yang lemah dan pada masa yang pendek, supaya mereka tidak menyombongkan diri. Ini termasuk kasih sayang Allah Ta’ala terhadap mereka.

Jangan Menunda Amal Saleh

Waktu adalah sesuatu yang terpenting untuk diperhatikan. Jika ia berlalu tak akan mungkin kembali. Setiap hari dari waktu kita berlalu, berarti ajal semakin dekat. Umur merupakan nikmat yang seseorang akan ditanya tentangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!